Sertifikasi Halal MUI Free

Salah satu cara agar produk dengan stempel halal beredar luas di Indonesia adalah dengan membebaskan biaya (gratis) sertifikasi halal. Tidak mudah untuk mengubah suatu kebijakan, tapi bukan mustahil bisa saja terlaksana jika banyak pendukungnya.

Mahalnya biaya sertifikasi halal ini membuat banyak produsen makanan, minuman, kosmetik dan obat-obatan enggan mendaftarkan produknya ke MUI untuk diberi label HALAL. Tentu saja tidak hanya gratis, proses pengurusan sertifikasi juga harus mudah. Jika memang demikian, insya Allah banyak produsen yang bersedia memberi label halal MUI pada produk yang dijualnya.

Gratis sertifikasi halal MUI tentu saja diutamakan kepada industri kecil rumahan. Karena produk-produk dari industri rumahan ini yang biasanya tidak ada label halal. Bahkan bisa jadi kalau benar-benar sertifikasi halal MUI free, tukang bakso, penjual sate keliling, dan penjual ketoprak pun mau mendaftarkan diri ke halal MUI untuk diberi label halal :D

Saya pikir semua muslim/muslimah yang membuat produk makanan tidak ada yang berniat membuat makanan haram. Hanya saja mereka kurang mengetahui proses pengolahan makanan secara halal. Atau bahkan teknologi perkembangan pangan masih belum dikuasainya. Seperti produk-produk turunan dari babi yang jumlahnya sangat banyak, belum banyak diketahui para pembuat makanan.

Dengan label halal dari MUI, insya Allah produsen muslim akan dipantau oleh pihak ahli dalam hal ini adalah MUI. Terlepas adanya oknum yang bisa membeli “label halal”. Positive thinking saja, jika memang ada yang curang pasti suatu saat akan ketahuan belangnya.

Dukungan dari semua kalangan sangat perlu untuk membuat sertifikasi halal MUI free. Hal tersebut juga masih diperbincangkan oleh tim HBE dan HalalWatch.

About these ads

7 responses to “Sertifikasi Halal MUI Free

  1. Mas Ari, seneng banget ya. kalau para penjual makanan di dekat rumah kita pada punya label halal, jadi kita tidak ragu ragu lagi makan di sana. Prihatin, sekarang ini banyak yang pake label “halal” bikinan sendiri, dan kaum muslimin tidak dapat membedakan apakah itu sudah diverifikasi atau belum sama MUI

  2. Mantap..!
    Klo para penjual bakso atau makanan apapun ada label halal MUI-nya hati jd tenang makannya…:D
    Dan klo mau beli bakso ga perlu lagi mesti sungkan tanya “Bang, baksonya halal ga?” hihihi…. sy sering watir klo suami nanya gitu ke mamang2 bakso… tapi kt suami kita harus bener2 yakin setiap makanan yg mau masuk perut kita itu bener2 terbuat dari bahan2 yg halal…! jd jgn takut utk bertanya..! teteup aja kl sy sendiri mah ga berani..takut digampar…:D

  3. Wah….. besok-besok pasti tukang mie, bakso, gado-gado diempatku pada masang label halal ya Kang. tapi biasanya hal ini selalu dimanfaat sama oknum untuk mencari uang kecil, alasannya uang rokok. Padahal uang rokok itu paling harganya berapa sih ? (plak.com) He…x9

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  4. kayaknya setiap taon ada program sertifikasi halal gratis deh tapi sayangnya kurang respon ma para ukm itu sendiri, malah berdasarkan informasi diakhir taon 2012 ada program gratisan khususnya utk pedagang martabak manis dan telor, dari hasil survei mereka ga mao tuh..gmn dunk????

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s