Ilmoe Untuk calon Ibu dan Calon Bapak

Halo kawan, saya bawakan ilmu satu tumpuk kehadapan temen temen semua ni…khususnya bagi yang udah ngebet pengen nikah. Sebenarnya setiap sesuatu di dunia ini pasti ada solusinya. Jikalau kita berpikir bahwa semua penyakit ada obatnya maka insya Allah dengan penuh keyakinan dan doa penyakit tersebut akan cepat sembuh.

Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia.  (Q.S Maryam : 35)

Serius amat dari tadi…

Tujuan utama menikah itu untuk apa sich sebenernya??

“Saya pak!”

“Iya, silakan jawab, apa tujuannya?”, Guru

“Untuk memperbanyak keturunan pak,”

Hehehe…itu contoh pertanyaan lain kalau di sekolah. Kayaknya aku dulu pernah ditanya gitu dech sama guruku, kalau nggak salah tapi. Nah, biasanya untuk memenuhi tujuan punya anak salah satu hal yang akan dilalui bagi seorang ibu adalah dalam proses persalinan. Hiii, aku juga udah serem kalo denger proses persalinan. Apa yang kau bayangkan teman? hmmm? yang sudah umum dan banyak dibicarakan serta ditanyakan orang yang mbesuk wanita yang baru melahirkan salah satunya adalah lahirnya normal atau sesar. Betull….betul…..betul….

Ternyata di bidang kesehatan lebih dari itu. Proses persalinan ada beberapa macam cara, yang jelas aku sich nggak tau banget, hehehe….sotoy..Nah, karena ketidak tahuan saya itu, saya jadi nyontek dikoran yang pernah saya baca beberapa minggu kemarin, kemariiin banget dah…

Ini dia kutipannya, selamat membaca:

Proses persalinan tak selalu mulus. Tak jarang, ada saja hambatan. Maka dibutuhkan bantuan agar persalinan bisa berlanjut dan bayi lahir dengan selamat.

Bantuan dalam proses persalinan menggunakan alat vakum, forsep, dan operasi Caesar.

Menurut dr Amang Surya SpOG, melakukan tindakan forsep dan vakum harus sesuai dengan indikasi, pun memenuhi persyaratan. Bayi lahir lewat jalan lahir (Pervaginaan), berat bayi diperkirakan lebih dari 2.500 gram, letak dan kepala bayi normal, serta pembukaan sudah lengkap. “Kalau kehamilan ibu mengalami kelainan letak, misalnya sungsang sangat memungkinkan kelahiran dibantu operasi” tuturnya.

Alat forsep, lanjut spesialis kebidanan kandungan dari RS Mitra Keluarga Surabaya itu, menyerupai sepasang sendok logam yang saling dikaitkan dibagian tengah (Sebagaiman gunting). Bagian depan sendok yang dinamakan daun biasanya berlubang dan mempunyai lengkungan kepala (cephalic curve). Kondisinya sesuai dengan bentuk kepala janin serta lengkungan panggul (pelvic curve) ibu yang melahirkan.

Tarikan forsep dilakukan tanpa bergantung tenaga ibu. Jadi, tindakan itu bisa diterapkan meskipun ibu tidak mengejan. “Hampir semua tenaga yang digunakan untuk mengeluarkan bayi berasal dari penolong” jelasnya.

Tindakan tersebut dilakukan untuk ibu yang mengalami keracunan kehamilan, asma, atau penyakit jantung. Juga, kontraksi yang dating tidak beraturan atau sangat lemah. Selain itu, ibu merasa sangat kelelahan sehingga tidak kuat mengejan.

Sedangkan vakum lebih mirip dengan alat pengisap. Caranya, alat vakum berbentuk mangkuk ditempelkan pada kepala bayi yang sudah tampak dijalan lahir. Setelah menempel pada mangkuk, kepala bayi ditarik bersamaan dengan gerakan mengejan. Dengan demikian perlahan-lahan bayi bisa dilahirkan. “Pada tarikan vakum, sebagian tenaga untuk mengeluarkan bayi berasal dari penolong dan sebagian lagi dari Ibu,” kata Amang.

Ada beberapa resiko yang timbul dari dua tindakan tersebut. Antara lain, pendarahan, infeksi, robekan jalan lahir, dan trauma pada kepala bayi. Namun, risiko tersebut diminimalkan bila langkah tersebut dikerjakan sesuai dengan indikasi serta dilakukan oleh orang yang mempunyai keahlian dan kompetensi dibidang kebidanan. “Tentu dilakukan atas persetujuan keluarga,” paparnya.

Setelah ibu menjalani tarikan vakum atau forsep, tidak ada penanganan khusus sesudah persalinan. Kecuali, ditemukan risiko.

Sumber: Jawa Pos 16-06-2010

Naaah, gimana? baru tahu? apa ada yang sudah tahu sebelumnya? atau mungkin ada yang sok tahu, xixixi…

Itu sedikit pengetahuan saja, padahal ada buanyaaaaaak banget yang belum kita ketahui.

–Membaca merupakan awal perubahan–

22 responses to “Ilmoe Untuk calon Ibu dan Calon Bapak

  1. jadi inget film 3 idiot yang makem vakumcleaner sebagai pengganti vakum alat persalinan. hehehehe… 🙂
    Kunjungan balik nich gan… Salam kenal juga yach. 😀

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s