Full

Kawann…lama tak jumpa, hehe…(emang kita belom pernah berjumpa ya…toeng..)

Gimana puasanya? Lancar? Semoga kita tetap istiqomah menjalankan amalan-amalan yang baik sesuai tuntunan Rosulullah Sallahu ‘alaihi wa sallam. Ada yang sudah khatam? Semangat ya…

Mau ngasih pengumuman nich, bahwa aku sudah mendapat tiket pulkam, Kemarin hari jumat siang abis jumatan, cie…hehe…. Moment yang penting sekaligus menyenangkan bagi para pengembara sepertiku ini adalah saat-saat hari raya ‘id, sebab pada hari itu banyak tanggal merahnya, hehe… asyiik bukan? Kalau yang wiraswasta juga biasanya libur. Yaach, walaupun masih agak dini untuk ngomongin lebaran sich…saya juga sebenernya nggak mau cepet2 berpisah dengan ramadhan. Lihat saja, masjid-masjid semuanya penuh dengan muslim-muslimah untuk menegakkan ibadah, bandingkan dengan hari – hari biasa. Sepiiii banget. Ohh, rindunya…


Eh, mau ngomongin tiket jadi ngelantur…

Kawan, harga tiket semua alat transportasi melonjak, tak hanya itu peminatnya juga melonjak sehingga banyak calon penumpang yang nggak kebagian tiket. Pernah nonton program news di tv nggak? Tiket di salah satu stasiun purwokerto bahkan tiket kereta api arus balik sudah habis…belum mudik, baliknya dah nggak kebagian tiket…kasihan kan. Apalagi yang sudah merencanakan pulang bareng keluarga. Fenomena ini stiap tahunnya terjadi. Makanya harga tiket naik.

Rencananya saya akan pulkam dengan menggunakan transportasi darat, kebetulan saya menjatuhkan pilihan kepada Bis Pahala Kencana. Bis ini cukup nyaman kelihatannya. Saat saya beli, harga baru tiket lebaran belum keluar maka saya hanya dikasih kwitansi sebagai tanda bukti booking. Mau liat, Ini dia..

Booking

Harga yang ada di kwitansi itu adalah tarif biasa yaitu Rp 260.000. Saya dapet nomor tempat duduk 2A disebelah kiri. Saya disuruh nambah lagi uangnya jika sudah ada kenaikan, katanya sich nggak lama lagi keluar pengumumannya.

“Paling dua-tiga hari harga baru lebaran keluar mas” kata si tukang tiket yang kebetulan embak-mbak. Pertamanya saya kira akan dapat harga murah, ternyata masih ada tambahan lagi. Setelah dua hari berselang, saya nanya kesana lagi via telp, “Mbak, harga tiket Denpasar-Pekalongan sudah naik belum?

“Harganya Rp 450.000 mas”, jawab si mbak tadi. Saya kaget, tak kirain hanya sampe 350an gitu, ternyata jauh sekali dari perkiraan, mepet deh uang sakunya, hehe…

Yach, nggak apa-apa lah…daripada udah siap terus gagal kan malah kecewa.

Itu baru salah satu alat transportasi bagaimana dengan yang lain ya…pasti sama aja, mahal.

Dulu juga pernah saya alami, tapi mudiknya dari Jakarta, terminal pulogadung penuh sesak laksana lautan manusia memenuhinya…tiap ada bis satu yang masuk, kurang dari lima menit sudah penuh. Sampai akhirnya saya nemu bis jelek tak ber AC dan kumuh, itupun nasibnya sama…sesak sekali. Begitu pintu dibuka saya nyrobot, cuma keduluan yang lain, akhirnya berdiri deh…nggak pake tiket, kayak naik bis antar kota aja…di dalam saya diminta bayar 170 ribu. Huuufft…padahal tarif pada hari biasa bis yang sama ditambah fasilitas AC harganya tak lebih dari 40 ribu, Jakarta – Pekalongan.

Bagaimana dengan kalian? Sudah ada rencana mudik? Cepetan berburu tiket mumpung masih ada, jangan sampe ketinggalan nanti yang sudah lama nunggu dirumah kecewa, hihi…

Bagi yang nggak mudik santai aja di rumah siapin perlengkapan untuk menyambut teman, saudara, bapak, ibu yang akan mudik.

Smile :mrgreen:

28 responses to “Full

  1. Tunsa kamu kamu balik kemana ❓ kirain kamu asli sini wadoh !!! sini ini mana ya 😕 ini kan dunia maya Aku gak mudik tetap Lebaran di sini aja 😆
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s