Merenung ***

Huru-hara di waktu terjadinya hari kiamat; manusia di waktu hisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang ber- segera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan; bantahan Allah terhadap keingkaran orang-orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab; Al Quran berasal dari Lauhul Mahfuuzh.

  1. Apabila terjadi hari kiamat,
  2. tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya.
  3. (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),
  4. apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,
  5. dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya,
  6. maka jadilah ia debu yang beterbangan,
  7. dan kamu menjadi tiga golongan.
  8. Yaitu golongan kanan[1448]. Alangkah mulianya golongan kanan itu.
  9. Dan golongan kiri[1449]. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu
  10. Dan orang-orang yang beriman paling dahulu,
  11. Mereka itulah yang didekatkan kepada Allah.
  12. Berada dalam jannah kenikmatan.
  13. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,
  14. dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian[1450]
  15. Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata
  16. seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.
  17. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,
  18. dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir,
  19. mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk
  20. dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,
  21. dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.
  22. Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli,
  23. laksana mutiara yang tersimpan baik.
  24. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.
  25. Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa,
  26. akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.

 

Al Waaqi’ah: 1-26

[1448]. ialah mereka yang menerima buku catatan amal dengan tangan kanan.

[1449]. ialah mereka yang menerima buku catatan amal dengan tangan kiri.

[1450]. yang dimaksud adalah umat sebelum Nabi Muhammad dan umat sesudah Nabi Muhammad SAW.

 

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Ar Rahmaan: 25

Kitab[11] (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa[12], (Al Baqoroh:1)

20 responses to “Merenung ***

  1. Assalaamu’alaikum Ari…

    Bersahabatlah dengan Tuhan
    Bersahabatlah dengan al-Quran.
    Maka, kita menemui jalan ketenangan, kedamaian dan keselamatan.

    Surah al-Waqi’ah adalah sebagahian dari surah2 yang bernuansa peringatan dan amaran keras Allah tentang suatu kejadian atau peristiwa yang belum pernah berlaku di muka bumi ini karana ia adalah peristiwa masa depan yang masih jauh jangkauannya oleh akal kita. Kiamat adalah rahsia Allah.

    Lalu untuk apa Allah ceritakan ? Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah hendak kamu dustakan ? – ar-Rahman : 3.

    Mari kita memikirkan tentang kasih sayang Allah dalam setiap pesannya di dalam al-Quranul Karim. Bacalah.. jangan hanya melihat atau sekadar endegar dari orang lain. kita sendiri harus meneliti dan menghayatinya.

    Terima kasih Ari kerana mengingatkan. Semoga Allah merahmatimu. Salam mesra dari bunda di Sarawak, Malaysia.😀

  2. Kecintaan manusia pada sesuatu yang bersifat keduniaan akan membuat manusia tersebut menjadi buta dan tuli hatinya. Kesuksessan manusia dipresentasikan dengan segala bala’ cobaan agar ia tidak mudah mengaku-aku.

    Belajar sesuatu yang kecil akan melahirkan sebuah sesuatu yang lebih besar.

    Sukses selalu.

    Salam ~~~ “Ejawantah’s Blog”

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s