Kebaikan yang Tenggelam

Bismillah,

Picture

Selamat sore semua…

Beberapa hari ini agak terlantar, mandi saja sampai telat terus, untung masih bisa mandi, hehe…Hari yang ceria, senin yang ku suka dan semoga semuanya juga sependapat dengan saya. Ketika ku buka blog ini, ada surprise kakak tercintaku sudah melahirkan sang buah hati, hehe…selamat yaach. Kapan-kapan ku buat tulisannya. Saya hanya ingin menyampaikan sebuah peribahasa:

Karena nila setitik, rusak susu sebelanga

Masih ingatkah kalian? kalau tidak salah, materi peribahasa tersebut sudah ada sejak SD. Kemarin, baru saya resapi maknanya, betapa tidak mudahnya menjaga kepercayaan orang lain. Membuat orang percaya kepada kita itu tidaklah mudah, membutuhkan waktu untuk membangun kepercayaan orang lain. Namun sebaliknya, meruntuhkan kepercayaan orang lain jauh lebih mudah, bahkan tanpa kita sadari.

Bukan saya yang meruntuhkan kepercayaan, tapi teman saya. Dia telah meruntuhkan kepercayaanku yang selama ini menganggapnya orang yang paling jujur dan baik hati. Satu ucapan yang tak dapat ku mengerti, dia telah membohongiku. Awalnya saya sangat salut akan sikap dan kata-katanya yang bijak dan baik hati. Tak ku sangka, ternyata dia hanya berbalut tampang manis saja. Saya mengatahui kebusukannya dari istri temanku itu, penjelasan istrinya berbeda dengan apa yang telah temanku jelaskan kepadaku. Saya tau yang salah adalah temanku, karena saat istrinya keceplosan ngomong, dia (temanku) langsung memberikan kode dengan kedipan kepada istrinya. Mulai dari sana, senyumnya ketahuan penuh kepalsuan.

Maaf, saya tidak menjelaskan tentang perkara apa. Sebab, ini hanya kekesalanku saja, dan mohon maaf juga kalau tulisanku ini tidak mudah dimengerti. Perasaanku belum enak…

Mudah-mudahan cepat berakhir…

Salam saya

17 responses to “Kebaikan yang Tenggelam

  1. Dan seringnya kepercayaan itu dihancurkan oleh orang-orang yang dekat dengan kita.

    Aku pernah baca sebuah buku, begini katanya “orang yang punya kasn terbesar menyakiti danmengkhianati kamu adalah sahabat terdekatmu”

    Ah, semoga kita jangan masuk pada golongan orang-orang yang tak dapat dipercaya…
    Semoga kita menjadi orang yang bisa menjaga amanah 🙂

    Salam hangat adikku,

    Semoga pengalaman ini tidak membuatmu trauma dan hilang kepercayaan terhadap sahabat-sahabatmu 🙂

    *tumben comment serius yah?he he he

  2. Ari yang ganteng…ketika suatu kekecewaan itu hadir, sebagai manusia biasa kita tidak bisa menolak akan datangnya amarah,aku juga pernah merasakan hal yang sama. Namun yakinlah…segala sesuatu itu adalah awal dari sebuah cerita yang indah, inilah yang beli maksudnya MELIHAT SEPERTI LANGIT, BERBUAT SEPERTI BUMI.

    Tidak semua orang mampu melakukannya butuh proses dan pengendalian diri yang luar biasa,Bli yakin dan percaya seorang Ari akan terus berusaha untuk hal yang terbaik.

    Semoga hal ini tidak menjadi Ari trauma dengan perteman-pertemanan yang kita jalani selama ini,sukses buat Ari yach…

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s