Idul Adha di Bali

Bismillah,

Ternyata aku sudah melewatkan satu hari tidak posting, sedih rasanya. Masih dalam suasana idul Qurban. Teman-temanku, masih ada kesempatan bagi yang belum menunaikan qurban sampai tanggal 13 Dzulhijjah 1431 H. Bagi yang sudah, alhamdulillah, masih diberikan rezeki dan hidayah Allah.

Suasana Setelah Sholat Ied

Allahu akbar..

Allahu akbar..

Allahu akbar…

Hari raya idhul Adha tahun ini saya rasakan di Bali. Hari raya perdana yang saya rayakan di sini. Karena hari raya idhul fitri yang telah lalu, saya rayakan di kampung halaman. Suasana yang sangat berbeda saya alami di sini. Biasanya idul adha sebelumnya saya bisa menikmati lontong dan sate bersama keluarga di kampung, kemarin hanya bisa menikmati lewat telpon saja. Yah, memang sangat jauh bedanya lebaran di Bali. Biasanya malam hari raya terdengar sautan suara takbir di sana-sini, kini saya tak bisa lagi mendengar suara takbir selain di masjid. Perbedaan yang demikian jauh ini saya jalani dengan senyum sehingga saya bisa mengambil pelajaran baiknya saja.

Oh iya, pengalaman pertama biasanya begitu menggoda kan? sama seperti saya kemarin. Sholat Ied, di tempat perdana juga begitu menggoda. Subhanallah, tak ku sangka ternyata umat muslim di sini lumayan banyak. Terbukti ketika takbir berkumandang bak panggilan terhadap seluruh kaum muslim di sekitar Denpasar untuk mendatangi tempat sholat ied berhasil. Ribuan orang berbondong bondong bersama keluarga, ada yang membawa sajadah, koran, dan lain-lain sebagai alas untuk menunaikan sholat ied bersama.

Sholat ied di laksanakan di halaman POLDA Bali, seperti yang sudah saya umumkan kemarin. Di hadiri oleh bapak Kapolda Bali dan jajarannya. Sungguh baru pertama juga saya melihat sosok bapak Kapolda Bali. Pemimpin kepolisian tertinggi di Bali itu juga menyampaikan sambutannya sebelum sholat di mulai.

Halaman Polda penuh, sampai jamaah sholat ied membanjiri jalan raya semakin membuat hati saya merasa bangga dan terharu, gemetar, senang, bercampur. Sungguh teramat kecil kita manusia di hadapan sang pencipta. Semua hanya milik-Nya yang maha luas lagi maha perkasa atas segala sesuatu yang ada di alam raya. Alunan takbir yang begitu membahana menggetarkan jiwa dan hati.

Acara sholat di mulai jam 7 pagi tepat Waktu Indonesia Tengah. Sebagai imam adalah imam tetap masjid At-Taqwa Polda Bali, dan khotib dari luar. Setelah sholat usai, Bapak Kapolda menyerahkan hewan qurban secara simbolis kepada panitia.

Bapak Kapolda yang memakai Jas Hitam, tengah

Hewan qurban yang akan diserahkan oleh Kapolda Bali

Halaman Polda setelah sholat ied

Kondisi Jalan Raya Usai Sholat

Demikian seru pengalaman perdana sholat Ied di Kota Denpasar, Bali. Banyak umat muslim di sana, saya membayangkan umat muslim jumlahnya sebanyak itu setiap kali sholat jamaah fardhu ‘ain.  Mmmm….amiinnn…

Bagaimana kondisi hari raya di tempat kalian? Meski ada yang berbeda hari rayanya, pasti tetap khusuk beribadah kan?

17 responses to “Idul Adha di Bali

  1. Setuju. Melewatkan sehari ajak gak posting serasa beda. Blog seolah sudah dalam jiwa.

    Lumayan rame yyah mas..Jalannya sampai sesak.
    Wah pak kapoldanya keren uy,, sholat pake jas. MAsnya gak ngikut foto mas?

  2. Laporan “mambu”, dari tunsa,,
    Alhamdulillah jamaah sholat iedul adha di halaman masjid Ash Sholihin tetap ramai banget seperti tahun2 yang lalu walo jauh berkurang dibandingkan saat iedul fitri,
    Infak bapak2 sekitar 476rb, sedangkan ibu2 sekitar 650ribuan,,,
    Ada kejadian wagu ar,,, alhamdulillah daging sisa lumayan buanyak sehingga dibagikan ke warga yang bener2 membutuhkan, dapat dobel gpp lah,,,,,
    eh hari kamis pagi aq sebagai ketua panitia di hub. pak yahya ternyata pak kyai Zainudin,S.Pd.I. belum mendapat jatah,
    akhirnya ane pergi ke widez tuku daging,,,,,
    belum pernah kejadian tho,, panitia kurban beli daging????
    seusai lebaran iedul adha, ada mudhohi yang meninggal hari jumat kemarin,lik munirah nggon gange pak dalari, semoga amalnya ditampi dening allah ta’ala,amin

  3. indahnya hidup dlm perbedaan namun tetap rukun dan saling menghargai.
    Alhamdulillah ya , ternyata banyak juga jamaah sholat Ied nya 🙂
    di tempat bunda juga, gak terlalu ramai, lebih ramai ketika Hari Raya Idhul Fitri,Ari.
    salam

  4. Assalamualikum ar, shobahul khoir,
    udah tahajud belum?
    btw, aku merasa aneh dengan begitu banyak saudara2 kita di dunia maya,ko aku hanya kenal kamu,kasih tahu aku donk,biar tambah teman…
    kan katanya 1000 teman sangatlah sedikit dan 1 musuh sangatlah banyak….

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s