Denpasar Lengang

Denpasar, 8 Desember 2010

Hari ini suasana Denpasar dan sekitarnya hujan dengan intensitas ringan sampai sedang. Sepulang dari masjid tadi saya juga kehujanan, hehe (siapa yang nanya?) Oh iya kawan, tidak seperti hari-hari biasanya, mulai kemarin jalanan di pusat kota Bali ini sangat sepi, sepi tak seperti biasa. Hal ini sudah biasa terjadi setiap enam bulan sekali.

Layaknya kota-kota besar lainnya, Denpasar juga banyak dihuni oleh para perantau yang ingin mengadu nasib di sini. Salah satu faktor yang menyebabkan lengangnya kota Denpasar karena sebagian besar para perantau pulang ke kampung halaman masing-masing. Mereka pulang bukan dengan tidak ada alasan, sebab hari ini adalah hari raya Galungan, hari raya umat hindu yang terjadi dua kali setiap tahunnya.

Hari ini juga adalah hari libur regional provinsi Bali. Semua aktivitas di Bali tutup, dari instansi pemerintah sampai wiraswasta. Banyak toko-toko di sini tutup, harus mempersiapkan belanja sebelumnya. Hari libur untuk seluruh wilayah Bali ini insya Allah saya gunakan untuk berlibur ke pantai Padang-padang, nantikan laporan selanjutnya yach?😉

Konter Hape tutup

Apotek juga tutup

Suasana Jalan WR Supratman

Jalan raya begitu lengang, jalan WR Supratman ini termasuk jalan yang cukup padat tiap harinya. Karena banyak warga pulang kampung, akibatnya lumayan sepi. Gambar itu diambil kemarin, apalagi kalau hari ini, hari H, pasti lebih sepi. Toko-toko, pasar, juga tidak menunjukkan aktivitasnya, semuanya tutup, kecuali hanya satu sampai dua orang yang sesekali terlihat berdagang di pinggir jalan. Itupun pasti bukan warga asli Bali.

 

39 responses to “Denpasar Lengang

  1. Pagi ini kehujanan .. (siapa yang tanya)
    Sekedar menambahkan hari raya Galungan/Kuningan setiap 6 bulan menurut kalender Bali.
    Salam kenal

  2. Assalaamu’alaikum Ari…

    Daya tarikan pada tulisan ini adalah bicara tempat sendiri. Saya senang dapat membaca dan melihat foto yang dengannya dapat bercerita tentang apa yang dibicarakan. Salut Ari kerana membawa mata saya ke sana walau hanya dengan 3 keping foto.😀

    Sungguh sunyi benar ya saat cuti hari perayaan. Ingin juga menjejak kaki ke sana suatu hari nanti untuk menyaksikan sendiri apa yang digambarkan Ari di foto.

    Mudah2an akan dimakbulkan kerana kini sedang dalam misi mengumpul data/maklumat tempat wisata untuk projek mengelilingi dunia.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.😀

  3. saya juga baru ngeg kalo galuangan itu dirayain dua kali… kemaren seorang rekan dari bali bilang di twitter-nya selamat hari galungan…saya waktu itu bingung bukannya udah ya tahun ini…ternyata oh ternyata^^

    • wa’alaikumussalam mbak…alhamdulillah baik, kayaknya skrg aku mau jarang OL deh…susah..
      mbak gmn kabar? iya kemrin aja denpasar basah terus..

  4. Sepi tapi tetap ramai di temoat keramaian, coba tengok di pantai soka Tabanan. Seperti pasar malam😆
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  5. Ping-balik: Janur Kuning Melengkung « Tunsa·

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s