Bajuku Dulu Tak Begini

Bismillah,

Zaman yang semakin canggih dan makin maju ini membuat ilmu perkembangan dan teknologi juga mengikutinya. Deras mengalir bak arus sungai, apapun bisa berubah dengan cepat. Termasuk sifat orang, hehe. Dunia fashion salah satunya, dari sekian banyak hal menarik di dunia ini. Model pakaian juga bermacam-macam. Tren yang masih hangat dan mulai memudar, agaknya, sekarang ini adalah celana yang bagian atasnya longgar, dan sedikit mlorot terus bawahnya mengecil. Itu khusus untuk pria. Karena saya sering melihat, hehe

Padahal, saya masih teringat betul, dulu jaman saya masih sekolah, model celananya atas sampai bawah longgar sampai menyentuh tanah. Masih ingatkah teman-temanku, dahulu kala ada penyanyi yang gaya pakaiannya ditiru oleh para penggemarnya. Yang biasa disebut celana CutBray, celana yang sangat ketat dibagian atas hingga lutut dan melebar sampai ke tanah. Saya jadi teringat kata-kata salah seorang teman kerja di Jakarta dulu. Cut itu artinya kecil/sempit, sedangkan bray itu lebar/longgar. Celana Elvis Presley disebut cutbray karena atasnya sempit bawahnya lebar. Jika bagian atasnya lebar kemudian menyempit sampai ke bawah disebut Braycut. Mungkin nanti ada model celana yang bagian atas kecil, bagian bawah juga kecil, jadi bisa disebut Cutcut.

Hmm…apapun modelnya, bagi saya semua itu tidak mempengaruhiku. Saya ini termasuk orang yang tidak nyaman mengikuti model pakaian yang aneh-aneh. Sehingga, bisa dikatakan kampungan. Tipe pakaian yang cocok untuk saya adalah pakaian yang standart, tidak terlalu ketat dan tidak terlalu longgar hingga kedodoran. Kalau celana ya, yang atas sampai bawahnya lebar, lagi ngatung. Model kainnya yang biasa, sing penting tak kelihatan dalamnya, ckckck..Makanya, saya hanya membeli atau menjahitkan pakaian manakala pakaian yang saya punya sudah buduk, sempit, kekecilan dan kurang enak dipandang menurut versi saya, hehe. Oleh karenanya, beruntunglah para wanita yang mendapatkan suami seperti saya ini, :mrgreen: -woaaaxxx…ssttt..jangan banyak komentar, hihihi.

Nah, saat ini saya baru menyadari, kalau seluruh pakaian saya sudah mulai mengecil, seiring bertambahnya berat badan 😆 . Saya ingin sekali belanja baju dan celana biar tambah pede..jadi tak akan ciut menghadapi dunia. Sementara ini, berhubung belum ada teman yang mau mengantarkan ke mall. Saya belum jadi berburu pakaian. Kan malu belanja sendirian di mall, hehe..nanti dikira istrinya baru melahirkan. Hihihi..punya istri aja belon Bagaimana selera pakaian menurut anda?

Bajuku dulu, tak begini…

Tapi kini tak cukup lagi..

18 responses to “Bajuku Dulu Tak Begini

  1. hahaaa….ya begitulah baju…semakin lama semakin menyusut…semakin kehilangan ukurannya ….

    kalo begitu…belilah baju yang baru hihi

  2. Ri…. pakaian mu sudah gak muat ta, koq kaya’ aku saja. Mungkin tingkat kemakmuran mu sudah baik jadi meskipun sering puasa tapi tetap melar. tau kamu masih dalam tahap perkembangan 😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  3. walaah moso beli celana kalo yang lama udah ampe buduk sih?? hahaha 😆

    beli lah beberapa celana dengan model yang agak berbeda, supaya bisa lebih macem2 penampilannya, ga gituuu mulu..
    Mungkin emang nyaman pake baju yang itu2 aja, apalagi cowo, pasti cuek bawaannya.. tapii… perempuan juga sukan loh kalo cowonya sekali2 rapi dan terlihat keren.. 😉

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s