3 vs Smart

Bismillah,

Selamat pagi semuanya..

Setelah saya browsing sana-sini mondar-mandir tanpa henti, ternyata ada beberapa orang sahabat blogger yang sedang mengalami permasalahan seputar modem yang dipakainya. Ada yang bersangkutan dengan OS-nya, ada juga masalah klasik, yaitu sinyal dan jaringan. Seperti om sugeng misalnya, beliau ini sudah jatuh hati kepada sang ubuntu dan sudah jarang memakai windows bahkan mungkin tidak sama sekali. Beberapa sahabat yang lain mengalami masalah oleh koneksi modemnya yang kayak siput.

Saya ikut bersedih juga, karena saya pernah mendapati hal yang sama. Rasanya beuuuhh…pengen banting laptop, hehehe. Tapi, itu dulu. Sekarang dan sampai selanjutnya mudah-mudahan tidak akan lagi terjadi hal yang sama. Kalau yang berhubungan dengan operating system saya kurang pandai dalam menyikapinya, ilmuku hanya sebatas kuku. Namun, jika berurusan sama modem dan kartu yang dipakai, saya bisa sharing pengalaman sedikit.

Memang pada dasarnya, sebuah modem memiliki keunggulan dan kekurangan sendiri-sendiri. Menurut saya, koneksi bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Jaringan kartu, speed modem, laptop/PC yang oaling utama. Idealnya, kartu yang dipakai harus mumpuni dalam bidangnya, modem berkecepatan tinggi, dan PC pun harus mempunyai spec yang besar dan yang terpenting tidak ada faktor virus dalam memperlambat browsing. Sekarang ini saya memakai dua modem yang menurut saya, untuk dipakai di sini sangat memuaskan dibanding dengan yang lain. Modem dan kartu yang tertanam di dalamnya adalah CDMA dan GSM. Saya memakai 3 untuk modem Huawei dan Smart dengan modem keluarannya. Dari keduanya juga ada salah satunya yang lebih cepat, yaitu Smart.

Modem keluaran smart ini setahun yang lalu saya beli di gerai smart hampir 1 Jutaan. Tapi Insya Allah, di daerah Denpasar modem ini sangat bagus. Koneksi cepat, dan banyak gratisannya selama setahun. Selama setahun pertama, kita akan dapat gratis internet selama 15 hari setelah membeli pulsa sebesar 50.000. Kalau saya yang pakai sendiri biasanya saya belikan pulsa yang 50 ribu, terus 15 hari kemudian beli lagi dalam jumlah yang sama selama 3 kali. Setelah 3 kali pengisian pulsa, baru saya daftarkan paket platinum (Paket Internet unlimited dengan kecepatan tertinggi). Sehingga, perhitungannya beli pulsa 150 ribu bisa dipakai selama 75 hari dengan anggapan sebulan ada 30 hari. Lebih irit saya kira, ketimbang membeli kartu yang lain sekitar 50 ribu ke atas dalam waktu sebulan dengan kecepatan browsing yang lelet.

Selain smart yang jadi andalanku, saat ini saya menggunakan modem Huawei dengan diselipi kartu 3. Kalau urusan modemnya tidak diragukan lagi. Modem berkecepatan hingga 3.6 Mbps ini sudah tidak perlu dianggap enteng. Tapi saya masih kurang puas menggunakan modem ini dikarenakan tidak ada fasilitas voice call, sehingga tidak bisa check pulsa menggunakan modem😦 . Tak apa lah, itung-itung bekerja keras, hehe. Untuk masalah kartunya bagus, bisa saya kasih jempol, jempol kaki yang lebih besaran dikit, hehe. kartu ini lumayan juga, setelah cara pendaftaran yang begitu panjang, akhirnya saya bisa menggunakan paket yang 500 Mb sebulan dengan pulsa 35 ribu rupiah. Kecepatannya lumayan tapi masih kalah dengan modem Smart andalanku.

3 lebih saya unggulkan dari pada kartu telkomflash, keduanya pernah saya pakai. Dan Smart rekomendasi saya untuk daerah Denpasar. Tapi jangan mencobanya untuk daerah lain, dijamin tidak ada sinyal, hahaha… Kalau sudah begitu mau diapain lagi?😆 . Bagaimana menurut anda?

Tulisan ini tidak ada maksud untuk mempromosikan operator selular dan modem. Just my experience. Tidak ada unsur komersil:mrgreen:

—–

Baca juga: Cara Menghilangkan Bau Mulut

—–

Salam

Ari Tunsa

42 responses to “3 vs Smart

  1. Wah asyik tuh smart. Teman aku ada juga sih yang merasa puas, pingin coba tapi sayangnya harus beli modemnya yang selangit itu.
    mikir 3 kali deh.. hihi..😀

  2. mantapP tp sayang kedua operator trsebut ga ada sinyalnya di kampung saya, xixixi, moga nanti ada pemerataan jadi bisa juga nikmatin kecepatannya🙂 TabiK

  3. Dulu, saya juga ribet tuh, pernah pakai spedol, abis pindah ke layanan im2, bertahan sampai akhirnya sekarang pakai wireless😀
    soal modem, emang betul sekali, terutama yang pakai spedol tuh, klo modemnya abal2 ya koneksinya juga bakal abal2 deh hehehe

  4. Aku sendiri sajak bermasalah dengan modem, jarang bisa BW dengan leluasa. Dan kalau OL kebanyakan saya pergunakan untuk mengexplorer tentang lemotnya ubuntuku dengan modem ku. Sampai2 penguaran saya bulan ini untuk pulsa modem jadi membengkak 3x lipat semua kartu GSM sudah aku coba (diluar beli modem baru). Itu aku lakukan cuma sebagai pembanding tentang kasus ku.
    Hasilnya, saya masih belum menemukan solusinya.🙄 Btw, aku sudah kapok mengunakan kartu GSM untuk koneksi internet.

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s