[Jumat] Merenung

Bismillah,

Wahai saudaraku,

Seberapa jauh kau melupakan Tuhanmu yang menciptakan alam?

Wahai kawan,

Berapa banyak amal yang sudah kau kumpulkan untuk menatap kehidupan setelah mati?

Lebih banyak mana uang yang kau masukkan ke dalam kotak amal dari pada yang kau gunakan untuk belanja, jalan-jalan, bahkan kau hamburkan untuk kemaksiatan.

Renungkan..

Betapa jauh kita telah melupakan-Nya..

Alqur’an yang kau simpan sudah berdebu, mana pernah kau baca. Sedangkan “novel” setumpuk kau khatamkan hanya dalam beberapa hari saja.

Dengar..

Dengarkan alunan merdu murotal itu. Apakah sering kau dengarkan? Bahkan satu file pun kau tak punya. Musik lebih kau pilih untuk menyejukkan hatimu.

Datang…

Seberapa seringkah engkau datang menuju rumah Allah untuk meminta, mengadukan kepenatan hidupmu dan menyandarkan diri kepada-Nya? Sesungguhnya kesejukan masjid melebihi mall, bioskop, dan lain sebagainya.

Lihat..

Belajarlah dari orang-orang sekelilingmu, agar kau paham tentang arti kehidupan untuk meraih keridhoan. Saudaraku, kita selalu tertawa tanpa memikirkan kehidupan yang akan datang. Bagaimana kelak nasib kita, apakah bisa tersenyum, tertawa, atau bahkan menangis meraung-raung, bersujud meminta ampunan. Tidakkah kau merenungkannya?

Sahabat, hidup ini adalah fase untuk mempersiapkan bekal menuju kehidupan sesudah kematian. Hidup hanya sekali, sekali kawan! Kapan kita akan memperbaiki diri?

============================================
Renungan untuk diri sendiri

49 responses to “[Jumat] Merenung

  1. yang saya takutkan kata-kata seperti ini hanya lips service saja..

    seperti penyakit para birokrat,suka menciptakan jargon-jargon tapi nol besar dalam praktekkan,betul kata pak guru,tidak ada yang istimewa dengan hari jumat pun dengan hari lain2nya…

    tidak harus hari jum’at pula untuk merenung….

    • siapa bilang harus hari jumat?

      smua hari adalah baik, namun ada satu hari yg mempunyai banyak keistimewaan.

      sabda Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam

      ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽูˆูŽุงุชู ุงู„ู’ุฎูŽู…ู’ุณูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุฌูู…ูุนูŽุฉู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฌูู…ูุนูŽุฉูุŒ ูˆูŽุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽุŒ ู…ููƒูŽูู‘ูุฑูŽุงุชูŒ ู…ุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู†ู‘ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุงุฌู’ุชูู†ูุจูŽุชู ุงู„ู’ูƒูŽุจูŽุงุฆูุฑู

      Shalat-shalat yang lima waktu, shalat Jumโ€™at yang satu ke Jumโ€™at yang berikutnya, dan puasa Ramadhan yang satu ke Ramadhan berikutnya akan menghapuskan dosa-dosa kecil di antara keduanya jika ia meninggalkan dosa-dosa besar. (HR. Muslim, Ahmad).

  2. Sesungguhnya Allah itu dekat, tetapi mengapa manusia merasa jauh dariNya? itu karena manusia sendiri yang tak mencoba mendekat kepadaNya justru menjauhiNya.

    Semoga kita termasuk golongan orang2 yang selalu ingat kepadaNya dengan iman yang tetap melekat di dalam kalbu.

  3. matur nuwun kang sudah mengingatkan… enggak ada yang salah kita saling mengingatkan dan enggak perlu nunggu kita baik sepenuhnya apalagi sempurna baru kita mengingatkan.. kalau terjebak pada pemahaman seperti itu.. wah bisa mandeg nih siklus saling mengingatkan, karena enggak ada orang yang sempurna di bumi ini

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s