[Fiksi] Pria Tampan Itu..

Bismillah,

Dear diary,

Hari-hariku terasa indah, sejak pertama kali melihatnya. Dia, menurutku pria yang cukup tampan, baik hati kelihatannya, ramah dan sopan. Sejak aku ikut membantu bapak jual bubur kacang ijo tiga hari yang lalu, kenapa hati ini semakin bahagia. Bertambah semangat bekerja dan rasanya terkadang senyum sendiri.

Duhai pria tampan di balik tutup dandang..

Matanya memikat hati, tutur kata terhadap bapak pun santun. Tak pernah kau terlihat suram ketika melihatku. Tapii..apakah itu hanya perasaanku saja. Ah, tapi hati kecilku mengatakan kalau dia juga memendam perasaan kepadaku. Entahlah..

Ingin rasanya kubilang “I Love You”. Mmmm…ternyata aku hanya melamun.

Diary..

Aku berharap, dia bisa merasakan perasaanku ini, sehingga dia menyatakan cintanya. Tampaknya aku sudah sreg dengannya. Merasa nyaman di sampingnya. Yah, walau tak ada pembicaraan antara kita. Dia selalu menikmati “kacang ijo” buatan bapakku, hanya menikmatinya. Melirikku saja tidak.

Duhai pria tampan nan sopan. Saya hanya ingin tau, siapa namamu..

Mmmmm…diary, beritahukanlah kepadaku, siapa namanya, walau hanya dalam mimpi.. ^^

57 responses to “[Fiksi] Pria Tampan Itu..

  1. Maaaaaas saya jadi merinding… πŸ˜†

    Di judul kasih tulisan “fiksi” dong, biar gak ada yang nyangka ini serius… πŸ˜€

    *masih merinding*

  2. kalo beneran tampan, coba Ri sodorin foto aku! hehehe!

    tanyalah dengan ancaman, siapa tau dikasih!
    ancamannya : pilih mana, kasih tau nama atau aku suapin makan buburnya!

    hhehehe πŸ˜†

  3. Ping-balik: Seperti Sinetron « Tunsa·

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s