[Bidadari] Untukku Saja Ya?

Hey Suami-Istri.. Smile..

“Jangankan nanya, ngebayangainnya aja nggak sanggup!” Kata seseorang  waktu kuminta dia bertanya kepada suaminya bahwa bila suaminya meninggal duluan, boleh nggak dia nikah lagi sama laki2 lain. He he, iseng banget ya permintaanku?!
Trus aku bilang aja, “Ya nggak usah dibayangin lah, iseng aja tanya”. Atau nanyanya gini. “kalo aku yang mati duluan, kamu bakalan nikah lagi nggak?” gitu.

Hi hi hi, penasaran aku, apa jawaban para suami. Kalau jawaban suamiku sih aku tahu.

Waktu itu aku baru saja mengetahui bahwa tetanggaku yang telah  menjanda lebih dari dua tahun itu udah nikah lagi. Kabar itu pun aku sampaikan kepada suamiku.

Kukatakan padanya, “Bang, ternyata ibu itu dah nikah lagi.”

Nggak penting banget ya ngasih tahu suamiku?! Tapi berhubung tetangga dekat, kayaknya suamiku perlu tahu juga deh, supaya nggak kaget gitu lho, soalnya kan pas dia nikah kita nggak tahu. Ntar kalo ada orang yang ngomong macam2, suamiku jadi bisa ngebelain.

Trus suamiku tiba2 bilang, “Wah, kasian dong suaminya yang pertama.”

“Kok kasian?” tanyaku tiba-tiba juga.

“Iya.” jawab suamiku singkat.

Aku pun teringat hadits tentang shahabiyah yang tidak menikah lagi setelah suaminya meninggal dunia. Dari Maimun bin Mihran, ia mengatakan: “Mu’awiyah bin Abi Sufyan Radhiyallahu ‘anhu meminang Ummud Darda’, tetapi ia menolak menikah dengannya seraya mengatakan, ‘Aku mendengar Abud Darda’ mengatakan:
‘Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, artinya: “Wanita itu bersama suaminya yang terakhir,’ atau beliau mengatakan, ‘untuk suaminya yang terakhir”[1]

Dari ‘Ikrimah bahwa Asma’ binti Abi Bakar menjadi isteri az-Zubair bin al-‘Awwam, dan dia keras terhadapnya. Lalu Asma’ datang kepada ayahnya untuk mengadukan hal itu kepadanya, maka dia mengatakan, “Wahai puteriku, bersabarlah! Sebab, jika wanita memiliki suami yang shalih, kemudian dia mati meninggalkannya, lalu ia tidak menikah sepeninggalnya, maka keduanya dikumpulkan di dalam Surga” [2]

Trus iseng2 aku tanya sama suamiku, “Emangnya kalo abang mati duluan, muti nggak boleh nikah lagi?”
Kata suamiku, “Ya enggak dooong.” Ha ha ha. aku jadi ketawa. Walaupun sebenarnya kata2 itu  tedengaran indah banget bagiku. “Tapi kalo muti yang mati duluan, abang bakalan nikah lagi nggak?”  tanyaku lagi, penasaran. Dengan cepat suamiku menjawab, “Plis deh, Ti. ntar siapa yang ngurusin abang?”

Ha ha ha. aku jadi tambah ketawa. Maksudnya “ntar siapa yang ngurusin abang, jadi mudah2an aku jangan mati duluan.”? Atau “Ntar siapa yang ngurusin abang, jadi abang bakalan nikah lagi.”? He he he.
Wallahua’lam.

“Tapi bang,” lanjutku, “kalo abang mo nikah lagi, toh muti juga udah mati, jadi kan nggak akan cemburu lagi ya?!”

“Iya, jadi nggak apa2 khaaan?!” goda suamiku.

“Huuu, dasar!” Kataku sedikit sewot, bercanda. “Tapi nggak apa2 deh bang. Daripada ntar abang kesepian di surga.” kataku, “Kayak bidadarinya pada mau aja sama abang.” [3]

Ha ha ha. ! Aku dan suamiku tertawa lepas.

“Pede banget ya kita, kayak bakalan masuk surga aja.” kataku tersadar.
(Aamiin.)

“Tapi di surga mah nggak ada cemburu2an ya bang, sama bidadari?” kataku.

“Ya enggak lah, makanya jadi istri sholehah. Ntar suaminya diambil bidadari duluan lho [4]. Kata suamiku.

“Ya udah, bang, kalo gitu bilang aja sama bidadarinya kalo abang udah punya istri.” [5]

Ha ha ha ha ha!
Aku dan suamiku pun tertawa lagi. He he he!

***
Subhanallah, percakapan yang tak terlupakan. mencerahkan hari, membuat berfikir.

==============================

-mutiara-
 
 [1]. As-Silsilah ash-Shahiihah, Syaikh al-Albani (no. 1281), shahih.
[2]. As-Silsilah ash-Shahiihah, Syaikh al-Albani (III/276), shahih.
[3] (a) Ad Dukhan: 51-54, artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air; mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari.” (b) At Thuur: 17- 20, artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka. (Dikatakan kepada mereka): “Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan”, mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.”
 
[4]. HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah, artinya: “Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya di dunia melainkan istrinya dari kalangan bidadari (di surga) akan mengatakan: ‘Jangan kamu sakiti dia, semoga Allah melaknatmu. Sesungguhnya dia di sisimu hanyalah sebagai tamu dan dalam waktu yang dekat dia akan berpisah denganmu untuk bergabung bersama kami.'”  
 
[5]. Mengutip kata2 kakak ipar. Catatan: Tulisan ini tidak bermaksud menghakimi wanita manapun yang menikah lagi setelah ditinggal oleh suaminya. Karena sesungguhnya di antara shahabiyah -radhiyallahu ‘anhunna- ada pula yang menikah lagi sepeninggal suaminya. Dan Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin -rahimahullah- pernah ditanya: “Apabila seorang wanita memiliki dua suami di dunia (setelah pisah dengan suami pertama, menikah lagi dengan suami kedua), lalu siapa di antara keduanya yang akan menjadi suaminya di surga kelak?” Beliau menjawab: “Apabila seorang wanita ketika di dunia memiliki dua suami maka kelak di surga ia dipersilakan untuk memilih siapa di antara dua suaminya yang ia inginkan untuk menjadi pendampingnya di surga. Bila seorang wanita tidak sempat menikah ketika di dunia maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menikahkannya dengan lelaki yang menyenangkan hatinya di surga. Karena memang kenikmatan di surga tidak hanya diberikan kepada para lelaki namun juga untuk para wanita, sementara termasuk kenikmatan surga adalah memiliki pasangan hidup.” (Majmu’ Fatawa wa Rasail Fadhilatusy Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, 2/53, sebagaimana dalam Fatawa Al-Mar`ah Al-Muslimah, 1/88) Wallahua’lam bis showab.

35 responses to “[Bidadari] Untukku Saja Ya?

  1. Semoga terkabul yang diharapkan, mbak. Menjadi bidadari bagi suami di surga. Bahagia pastinya.

    Tapi kok bisa sih kepikiran tanya seperti itu?

  2. Saya juga pernah mendengar hadits yang menceritakan tentang seorang istri yang kelak akan ikut suaminya yang terakhir di akhirat. Tapi persis gimana kurang tahu.

  3. Hmm… Semoga aku jadi Bidadari nya Suami kelak.. Amiin..

    Mbaakkk maafin ya selama ini aku panggil Mas.. eh pernah loh manggil Bli,itu juga gara-gara ikut-ikutan teman manggil Bli.. 😛

    Sek-sek.. tapii.. Kok foto avatarnya Tunsa Laki sih?
    Mbakk yang bener Tunsa itu Laki apa perempuan sih… *jadi bingung*

    Ato jangan-jangan Istrinya Mas Tunsa nih yang posting? 😀

  4. Hmm… kalau aku gimana ya. Kalau mati duluan da suami mo kawin lagi ya sud, biar sajalah hehee. Mungkin jodohnya memang cm sampai situ, jadi kalau pasangan butuh pendamping lagi cuma dialah yg tahu perlu enggaknya. 🙂

  5. NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu (SMU, Kuliah, Sarjana, karyawan dll yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor.
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://entrydatagroup.blogspot.com/

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s