[Imajinasi] Ku Menanti

Ku menanti..

Menanti kedatanganmu bersama keluarga, untuk melamarku

Tapi.. Kau hanya diam membisu, tak ada tembusan untukku kenapa kau menggantungku

Sms pun tak kau hiraukan

Bikin perasaan bermacam-macam, aku takut kau tinggalkan.

Wahai pemuda di seberang sana.. Tunaikanlah janjimu segera, jangan kau tunda-tunda. Aku sudah tak sabar, hanya ingin segera ke pelaminan. Tolong beri aku penjelasan, akankah waktunya sesuai hari yang kau janjikan? atau ada hari lain? lebih maju atau diundur? Hal itu yang membuatku tak tahan, betapa sesaknya hidup seperti ini. Berada antara iya dan tidak membuatku bingung. Kabar burung sudah tersebar, apakah kau tak sadar? Kau bukan orang yang bodoh tentang pernikahan, hanya saja tak tau bagaimana rasanya aku menunggu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah[1], maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400).

Imam Nawawi berkata makna baa-ah [1] dalam hadits di atas terdapat dua pendapat di antara para ulama, namun intinya kembali pada satu makna, yaitu sudah memiliki kemampuan finansial untuk menikah. Jadi bukan hanya mampu berjima’ (bersetubuh), tapi hendaklah punya kemampuan finansial, lalu menikah. Para ulama berkata, “Barangsiapa yang tidak mampu berjima’ karena ketidakmampuannya untuk memberi nafkah finansial, maka hendaklah ia berpuasa untuk mengekang syahwatnya.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim)

Tunggu apalagi? segera lamar aku…

42 responses to “[Imajinasi] Ku Menanti

  1. sabar ya mbak ikut juga berpuasa dan doakan dianya cepat-cepat siap lahir dan batinnya, mungkin batinnya sudah siap tapi lahirnya masih banyak belumnya, kalau memang jodoh tidak akan kemana.

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s