Mangrove, Pesonamu Kini Ternoda

Bismillah,

Selalu ada-ada saja ulah tangan jahil manusia. Tiada terkecuali dengan kelestarian alam semesta ini. Rasanya tangan-tangan itu tak mau berhenti untuk merusak lingkungan, ada yang buang sampah sembarangan, ada juga yang paling jahil adalah menebang pohon secara liar. Sebetulnya sah-sah saja menebang pohon, hanya saja harus ada tanaman yang sudah diperispkan sebagai pengganti pohon yang sudah ditebang itu. Paling tidak, menebangnya secara berkala tidak dalam sekali tebang saja.

Banyak kejadian perusakan lingkungan yang membuat saya geram. Misalnya saja di Hutan Mangrove Bali, hutan yang ditetapkan sebagai pusat pembudidayaan tanaman mangrove yang dilindungi itu kini ternoda oleh tangan liar yang tak bertanggung jawab. Seharusnya di sana bisa dijadikan sebagai pusat penelitian tanaman mangrove Bali yang maju. Sayang sekali, belum ada pihak terkait yang mau terjun langsung dan membenahi hutan mangrove Bali seperti sedia kala, indah dan asri tentunya.

Lihatlah spanduk yang terpampang lebar di atas, tepat di pintu gerbang masuk ke tempat gedung pengelolanya. Tapi ternyata, tak bisa direalisasikan oleh mereka. Melihat jauh lebih dalam banyak tumpukan bibit tanaman yang masih terpisah dan banyak dikerumuni hewan (seperti kepiting tapi jalannya sangat cepat).

Betapa tidak pedulinya kita terhadap kelestarian hutan. Penataan yang kurang rapi, program yang tak berjalan sesuai rencana, dan pihak-pihak terkait yang tak pernah berkoordinasi adalah pengaruh utama. Yang tidak kalah pentingnya, campur tangan pengunjung menjadi kunci suksesnya kelestarian hutan. Tak akan ada lingkungan yang bersih, rapi, indah, jika kita semua tak menjaganya. Sekali lagi, bukan hanya pihak pengelola, tapi pengunjung juga. Taatilah aturan yang ada jika berkunjung, usah kita mencorat-coret yang sudah ada. Malah akan menodai kecantikan natural hutan ini.

Hutan yang seharusnya hijau kini  kelam, mari jangan hanya berpangku tangan saja, lestarikan hutan kita. Mulai dari membuang sampah pada tempatnya.

Hutanku seharusnya begini…

Tantangan pak Alamendah sudah saya penuhi juga.
5 Juni 2011

— Selamat Hari Lingkungan Hidup 2011 —

—–

Baca juga: Cara Menghilangkan Bau Mulut

—–

Salam

Ari Tunsa

45 responses to “Mangrove, Pesonamu Kini Ternoda

  1. Saleum,
    Seharusnya kehidupan mangrove itu tetap dijaga dengan baik, cuma masih banyak manusia yang tiada kesadarannya untuk ikut berpartisipasi dalam hal pelestariannya.
    Selamat Hari Lingkungan Hidup, semoga terwujut motivasi dan kesadaran betapa brartinya kelestarian alam
    saleum dmilano

  2. sangat disayangkan, Kami Di Aceh saja sedang berusaha mengembalikan kembali hutan Manggrove yang telah hancur akibat tsunami.
    Tapi di Bali yang hutannya belum dirusak oleh apapun juga, bahakn maish dapat dikembangkan, dipandang sebelah mata.

  3. Bumi kita semakin mengkhawatirkan. Tapi tidak banyak yang peduli dengan masa depan. Semoga hari ini bisa mengingatkan banyak orang bahwa kita hanya bisa tinggal di bumi.

  4. Semoga tangan-tangan jahil itu segera insyaf dan kembali ke jalan yang benar (dengan menanam pohon)😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  5. Terima kasih telah menjawab “Tantangan untuk Para Blogger”.

    Semoga dengan diangkatnya ‘hutan’ sebagai tema HLH tahun ini mampu menumbuhkan kesadaran kita masing2 untuk memelihara kelestarian hutan

    Selamat Hari Lingkungan Hidup 2011; Selamatkan Hutan Sang Penyangga Kehidupan.
    Yang belum menjawab tantangan dari Alamendah langsung ceck TKP di: alamendah.wordpress.com/2011/06/03/tantangan-untuk-para-blogger-indonesia/

  6. Ping-balik: Artikel-artikel Tentang Lingkungan Hidup dari Para Blogger | Alamendah's Blog·

  7. yuk, kita mulai dari diri sendiri dgn memulai menjaga lingkungan sekitar agar kembali menghijau dgn menanam pohon, walaupun hanya di pot saja, juga mengurangi penggunaan plastik dan kertas , demi bumi tercinta , satu2nya tempat kita hidup
    salam

  8. Pas jalan2 kmrn lewat hutan mangrove ini jg, aku pgn bgt turun en liat2, lgsg disorakin sama yg lain “ngapain jg sih Rin jauh2 ke Bali buat liat puun bakau kek gituh?” hiks…😦

    • woaaa..itu kan deket tempatku bu…
      *itu temen2nya blm tau sih…dalemnya bagus lho.., aku pernah posting juga di blog ini kok

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s