Mangenang Sahabat

Bismillah,

Ada satu sahabat saya yang kini sudah pensiun dari dunia blog. Siapa tau hayoo? ya jelas nggak ada yang tau, wong aku belum ngasih tau, :mrgreen: Sahabat kecil saya sekaligus sahabat gede saya, sahabat yang telah berhasil memberikan doping ngeblog kepada saya. Sahabat juga motivator bagi saya untuk terus berkarya. Sahabat satu desa, satu kampoeng TUNSA yang penuh cinta.

Siapa dia?

Mari saya berikan clue..

Ini bukan mau main tebak-tebakan, hanya untuk mengingat kembali memori anda yang mungkin juga mengenal sahabat saya itu. Dia adalah seorang blogger juga. Blogger yang pernah memanas-manasi saya untuk meng-update blog. Blogspot adalah alamat rumah pertamanya, yang kemudian gara-gara waktu kopdar hanya dia sendiri yang pakai blogspot, maka akhirnya dia pindah ke wordpress. Coba ingat-ingat deh, pasti tau. Beliau berasal dari desa yang sama dengan saya, Tunsa. Orangnya ramah, baik, rendah hati, suka senyum, tidak sombong, dan suka menolong orang lain, meski tidak diminta. Seorang karyawan di salah satu perusahaan otomotif juga di Jakarta yang di tempatkan tepatnya di Jakarta Timur.

***

Postingan terakhir di blog pertama adalah tentang kopdar di Kandang gajah Sumatera, sebelahnya!. Ya, ini alamat blog pertamanya:ย http://moeddasier.blogspot.com

Masih belum tau juga? Alamat blognya yang satu lagi ada di sini. Dari sahabat saya yang satu itu saya mengenal banyak blog teman lain, termasuk blognya Pak Isro, pemberi hadiah award kemarin. Pasti Pak Isro tahu deh.

Nama dari blogger tersebut adalah Mudasir, teman nyata saya juga teman maya. Seperti yang saya sampaikan tadi, kami berasal dari desa yang sama. Seorang pemberi inspirasi yang handal, sekarang sudah tak lagi menyentuh blognya. Padahal saya tertarik ke dunia blog karena membaca tulisan-tulisan darinya yang keren. Saya dan mas Dasir memang beda generasi, tentu saya lebih muda ketimbang mas Dasir :D. Terakhir bertemu dengannya pada hari raya Idul Fitri tahun lalu, saat kami sama-sama pulkam. Maklumlah, kami berdua orang rantau, hehe.. beliau tinggal di Jakarta, saya di Denpasar, kami cuma bisa bertemu pada hari raya saja.

Sesekali ku tanya mengenai blog:

A : “Pripun blog-e Njenengan mas?”

M : “Ah, wez males Ri. Saiki ora ono modem-e, dadi males arep neng warnet”

Beuhh…sang inspirator mlempem sekarang, hemm…mungkin karena semakin banyak kesibukannya juga kali. Sekarang beda dengan yang dulu. Dulu masih sendiri, sekarang sudah ada istri. Dulu bisa begadang, sekarang harus cepet pulang, ada istri yang minta ditimang. Mas Dasir sudah berada di dunia nyata bersama dengan istri tercinta.

Eman-eman blognya, baru pindahan langsung off. Kita juga tak tau apa yang akan terjadi esok hari, apakah kita akan tetap menulis di blog ini?

Apakah Ari nanti juga akan sama? Kita lihat saja nanti… Hehehe.. :mrgreen:

Iklan

56 responses to “Mangenang Sahabat

  1. saya perhatikan memang rata2 begitu ya : D
    ada kok temen yang sebelum nikah sehari bisa posting 2x ๐Ÿ˜€
    tapi begitu mau nikah blasssssssss berbulan2 ya 1 postingan
    setelah nikah? ya sama aja apalagi suaminya memang bukan blogger
    jadi yah saya maklum temannya hiatus hehehehe

  2. Mungkin suatu hari nanti akan kembali Mas. Dalam hidup ini biasa, bila adasesuatu yang lebih baru maka akan beradaptasi terlebih dahulu untuk sejenak. Sepengetahuan saya seorang yang selalu melahirkan inspirasi dia akan selalu menetaskan hasil karyanya, tapi kalau masalah waktu hanya dirinya dan Tuhannya yang tahu.

    Sekali lagi salam kenal untuk sahabatnya ya mas, dan sukses selalu untuk anda berdua. Saya turut bahagia ataspilihannya untuk memilih keluarga.

    Salam
    Ejawantah’s Blog

  3. ngeblognya pindah rumah maksudnya,,rumah nyata,,hehehe mungkin masih adaptasi dengan suasana yang baru,,mogaยฒ ntar bisa ngeblog lagi hehehe,salam

  4. berhenti sebenatr tidak masalah yang penting suatu saat nanti dia akan kangen dan kembali nge blog, saya jug ag tahu apakah suatu saat nanti saya akan berhenti atau terus nge blog… he he he

  5. Yup, Kang Dasir sudah lama sekali gak pernah update. Saya juga sudah lama sekali gak ber-sms-an dengan beliau. terakhir beliau bilang lagi sibuk dengan pekerjaan.

  6. Sepertinya Kang Isro pernah cerita mengenai hal ini …
    dan kopdar ragunan itu … saya juga diundang oleh Kang Isro
    namun sayang saya tidak bisa datang

    salam saya Ari

    • pasti donk… hehe…harusnya om ikutan, kan seru tuh…kayaknya saya berasa ikut kopdar saat baca postingannya kang Dasir itu..hehe
      salam

  7. Memang kalau sudah menikah ada banyak halangannya. Soal waktu, soal keluarga dan ada pula istrinya cemburu…. bisa jadi. Karena itu ada beberapa orang juga yang “diam-diam” ngeblog supaya tidak diketahui istrinya. Semestinya kalau pria menikah, halangan untuk tidak menulis jauh lebih sedikit dibanding wanita yang (baru) menikah. Karena tugas seorang istri (ibu) lebih banyak drpd lelaki di rumah.

    Semoga saja Ari tidak akan berhenti ngeblog ya ๐Ÿ˜‰

  8. emang males sih klo ngeblog g dari komputer or lepi pribadi, g keluar inspirasinya tuh ๐Ÿ˜€

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s