Misterius (New Friend)

Bismillah,

Seperti biasa, jam 19.20 Wita tepat saya berangkat ke masjid dengan mengendarai si merah. Aktivitas itu seperti biasa, tak ada yang istimewa sampai saya sholat isya. Justru ada yang membuat saya salah tingkah selepas sholat isya. Malam tadi memang saya masbuk (datang terlambat) 2 rokaat. Tak ku sangka, ternyata dari tadi saya diperhatikan oleh seseorang (ikhwan tentunya, bukan akhwat :D). Sampai saya turun dari masjid belum sadar kalau orang itu memperhatikanku.

Sesampainya di tempat parkir sepeda motor saya, dia (D) memulai percakapan dengan saya (S)

D: Assalamu’alaikum

S: Wa’alaykumussalam

D: Maaf mas, saya Niky (entah tulisannya gimana) dari Jakarta

S: Saya Ari, maaf ada yang bisa saya bantu? sambil berjabat tangan

D: Mas sering ikut kajian ya? dimana? Saya magang di POLDA baru kemarin datang

S: Ohh, mas sering ikut kajian dimana sebelumnya? ustadz siapa?

D: Saya kuliah di UI biasanya saya ikut kajian ustadz Yudhi

S: Tinggalnya dimana mas? saya kok baru lihat mas ya? sholat dimana biasanya?

D: Saya tinggal di hotel @&#%&$#& deket sini, biasanya sholat di masjid sini, kajiannya rutin setiap minggu ya?

S: Ada kajian di masjid ukhuwah, tidak jauh dari sini, cuma susah jalannya. Nanti aja kapan-kapan kita ngobrol lagi, nanti saya ajak deh, ada

     jadwalnya kok. Nanti saja ya mas, kita ngobrol lagi, maaf soalnya saya mau pulang ( istri udah nunggu, hihi).

D: Mas nge-kos ya?

S: Maaf mas, nanti saja kita bicarakan lagi ya? saya tinggal di jalan ini kok.

D: Terima kasih mas

S: Sama-sama, besok kalau kita ketemu ngobrol lagi yah?

Dengan tampilan wajah penuh senyum dari kami berdua

*Pertemuan sekejap itupun berakhir

Saya jadi malu, sudah beberapa bulan ini jarang ikut kajian karena alasan yang tidak penting. Nah, kebetulan ada partner baru yang lagi semangat-semangatnya menuntut ilmu. Mudah-mudahan kami bisa semangat terus sampai akhir hayat. Tampilan pemuda ini bikin hati sreg kalau dia bisa dijadikan partner sejati nantinya. Sebenarnya saya yang bingung sendiri, dari sekian banyak orang yang hadir di masjid, kenapa dia memilih saya untuk menanyakan tempat kajian ya?

Kejadian ini saya pernah alami juga di Surabaya, dimana ada seorang lelaki paruh baya yang datang kepada saya setelah sholat isya hanya untuk diajari mengaji. Padahal saya belum mengenal bapak itu, dan bertemunya saja hanya di masjid.

Apakah karena saya berjenggot panjang? :mrgreen:

Atau, selama ini orang-orang itu telah mengintaiku? 😀 Perasaan saya juga tak pernah unjuk kebolehan di depan jamaah. Memang, semalam hanya ada 2 orang yang berjenggot panjang mencolok, hanya saya yang terlihat masih imut, hehe..

Apapun alasannya, saya salut sama mereka yang masih mau mencari ilmu di zaman yang serba melalaikan ini. Semoga saja hirroh (semangat) ini tertanam kepada semua orang yang mau berpikir.

Salam

81 responses to “Misterius (New Friend)

  1. Saya yakin orang2 itu menilai Mas dari penampilan. 🙂
    Siapapun yang baru bertemu pasti menilai tampilan dulu dong. Seandainya Mas Ari gak berjenggot panjang, mungkin gak akan terjadi. 🙂
    Tapi, seperti kata orang, setelah menilai tampilan luar, wajib dong mengetahui isi dalamnya. :mrgreen:

  2. Giliran kesini, blog Mas Tunsa sudah berubah menjadi biru… hehehe

    Setuju sama Mas Asop, mungkin orang itu memang melihat pertama dari penampilannya Mas Ari dulu.

    Tapi bisa jadi, pertemuan ini membawa hikmah tersendiri. Mari diambil manfaatnya saja 😀

    • hehe…kapan pernah ke sini mbak? mungkin saya yg lupa ya? 😀
      iya, seperti orang membeli barang, kan penampilan luarnya dulu yg dilihat, kalo lihat dalemnya mah harus bayar :mrgreen:

  3. Mungkin itu sudah garisnya Mas Ari, atau mungkin Mas Ari memang sudah pantas untuk menularkan ilmu pada yang lainnya walau itu hanya sedikt,,,

  4. itu ada hikmahnya menurut saya. jadi bisa memaju ciri supaya mengajarkan ilmu. entar jadi kiai jemaah banyak tuh. aamin

  5. wah om ustad pertemuan yang jarang tuh hee..

    jaman sekarang emang jarang mau mencari ilmu secara langsung gitu hee… 😛

  6. di sapa orang yang tidak dikenal karena kondisi mas Ari memang terlihat nyaman untuk disapa. jadi sosok mas Ari terlihat menyenangkan, baru kemudian pembicaraan mengalir mengenai isi dalam orang tersebut

  7. Bayangin sejenak penampilan mas Ari berjenggot. Hmm…..

    Tapi kok aneh, ya? bukan jenggotnya loh. Setahuku di posting bulan lalu masih status mencari jodoh, kok sekarang sudah beristri? Jadi bingung.
    *Ga perlu dikonfirmasi jika keberatan*

    • hehehe…bukan… saya memang belum beristri bu, itu kan cuma becanda, kan saya coret tuh, :mrgreen:
      jgn dibayangin yg macem2, tar gak bisa tidur lho, 😆

  8. Dhe sejak di bali ga pernah ikut kajian. *hikz.. hikz..
    padahal waktu jd guru tk di semarang, tiap sabtu pasti ikut kajian.

    btw, klo berjengkot panjang ada yang imut jg yah? wkwkwk.. canda dink 😀

  9. Bila kita menilai orang dari penampilannya, maka yang ada adalah penilaian secara opini saja, bukan penilaian secara nurani ya Mas.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  10. bagus dong mas tunsa, malah dapat kenalan baru, siapa tau jadi teman sejati, ya nggak?
    salam kenal aja deh, ditunggu loh kunjungan baliknya 😀

  11. Saya selalu salut kepada orang-orang yang meskipun sibuk atau telah tua masih mau menuntut ilmu. Sama seperti rasa salut saya pada orang-orang yang selalu menyempatkan waktu untuk membagi ilmunya.

  12. Bang Tunsa…
    Sungguh suatu misteri yang harus segera diselidiki penyebabnya tuh Bang…

    Apakah mungkin dari gerak gerik dan tingkah laku Bang Tunsa mencerminkan isyarat untuk segera insyaf dan kembali ke jalan yang benar…hihihi…

  13. Ping-balik: Tentang Saya, Sepuluh Hal « Hidup Itu Harus Dinikmati…·

  14. Ping-balik: 10 Hal Tentang Saya « Rahasia Otak·

  15. sy juga sdh lama gk hadir di kajian -.-
    alhamdulillah, dpt teman baru yang punya semangat spt itu 🙂

  16. Ping-balik: Akhi, Mau Tanya « Tunsa·

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s