Jeritan Berdebu

Bismillah,

Lama..

Lama sekali rasanya kau tak membelaiku

Seharian aku kau tinggal sendiri, tak ada yang menemani

Aku butuh teman, teman untuk berbagi dalam susah maupun senang

Kemana saja dikau, hingga melupakan aku

Sehari bagaikan sebulan terasa sendu aku di pojok ruangan

Tak ada seorang pun yang mau menyapaku, karena aku tau hanya kau yang menaruh perhatian kepadaku

Teringat betul, dulu ketika aku sakit kau selalu memberikan support dan telaten mengurusiku

Saat hiruk pikuk suara manusia tak berperasaan menyuruh kau meninggalkanku

Kau tetap semangat, bahwa aku bisa kembali normal seperti semula..

Jari – jari lentikmu yang aku rindukan..

Aku benar-benar butuh belaian sesosok orang seperti engkau

Agar tombol angka dan huruf pada keyboard ini tak berdebu

๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

:mrgreen:

Aku capek, mau istirahat dulu. Besok baru posting tentang perjalanan saya kemarin :mrgreen

32 responses to “Jeritan Berdebu

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s