Salah Obat

Pernahkah anda salah minum obat?

#bukanobatgilalho? :mrgreen:

Memang dasarnya saya ini jarang mengkonsumsi obat-obatan (bukan yang terlarang), saya sering tidak memperhatikan tentang obat yang biasa diberikan oleh dokter itu. Baru satu bulan terakhir saya demen minum obat kimia resep dari dokter, setelah memeriksakan diri ke orang yang lebih tau tentang masalah kesehatan saya itu. Mungkin karena saya merasa mempunyai problem yang lebih rumit untuk dimengerti (halah), makanya saya beranikan diri ke dokter sekaligus konsultasi.

Jarangnya minum obat itulah penyebab lalainya saya mengkonsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter. (Lha wong naruh obat saja sampai gak inget ada dimana).

Ceritanya saya itu diberikan resep dari dokter untuk membeli obat yang ditulisnya. Bu dokter menyarankan 2 jenis obat yang sudah dituliskan, dan menjeskan cara pemakaian dan fungsinya terlebih dahulu sebelum membeli. Bu dokter bilang, “Saya tidak mau memberi obat untuk pileknya, karena alergi tak perlu diobati, perbanyaklah olahraga kaki. Tapi saya tuliskan obat alerginya, hanya ada di apotek ki*i* fa*ma dan apotek x (lupa). Untuk batuknya saya kasih yang  ini..diminum 3x sehari, kalau obat pileknya minum ketika pilek saja, jika tidak pilek tak perlu diminum”

Saya hanya mengangguk saja saat bu dokter menjelaskan. Tentunya bukan hanya itu kalimat yang sudah dokter nasihatkan kepada saya, sebelumnya ada dialog yang puanjang, sampai saya bosan. Saya merasa tak nyaman karena harus minum obat, apalagi obat kimia, atau mungkin saya yang tak biasa minum obat ya? Setelah dari dokter saya langsung menuju apotek yang disarankan dokter tadi.

Mbak yang ada diapotek menjelaskan ulang cara meminumnya, “Yang ini 3x sehari dan yang ini 3x sehari, dan berhenti jika sudah tak pilek” sambil menorehkan pena di plastik klip obat, dia menuliskan jenis obatnya setelah menanyakan nama saya. Jelas! tulisannya pun jelas! Bahkan sangat jelas! :mrgreen:

Sekali minum, sesuai anjuran. Yang jadi masalah adalah saat aku memasukkan kembali obat tersebut ke dalam plastiknya salah. Saya meminum obat batuknya jika batuk, obat pilek jika pilek. Batuk sudah sembuh, obat pun saya hentikan. Kemudian suatu saat saya pilek lagi dan juga batuk, obat pileknya masih ada, tapi obat batuk saya harus membeli lagi, padahal yang dari dokter belum habis. Ternyata, yang ku minum adalah obat batuk yang dari dokter dan obat batuk yang beli sendiri di apotek (tanpa resep dokter) padahal tujuan saya meminum obat batuk + obat pileknya.

Alhamdulillah tidak terjadi masalah akibat saya mengkonsumsi double obat batuk sekaligus. Pantas saja pilek saya tak kunjung membaik, wong obatnya enggak ku minum 😆 Tapi anehnya, obat batuk yang ku kira obat pilek itu saya kasihkan ke sahabat saya yang sedang pilek berat malah bisa sembuh. Aneh… itu obat sebenernya untuk mengobati pilek atau batuk ya? apa dokternya yang salah? hihi..

Mudah-mudahan bulan ini terakhir saya mengkonsumsi obat-obatan kimia…saya tak suka obat, apalagi obat kimia, lebih baik yang herbal saja 😀

22 responses to “Salah Obat

  1. saya juga pernah salah obat, saat diopname krn hipertensi. Bukan krn kelalaian sy, tp dokter yg salah kasih dosis. Beberapa detik setelah obat disuntikkan melalui infus, lsg merasakan panas sekujur tubuh, pusing hebat & muntah2. Duh .. serem.

  2. bahaya juga tuh..bisa-bisa OD..tapi untunglah dalam kadar yang tidak berlebihan…..mungkin ini pelajaran supaya anda lebih ingat lagi mengenai ketelitian..

  3. jangan kebanyakan minum obat ya…kasian ginjalnya… 🙂 klo flu perbanyak minum air putih, sayur & buah serta istirahat tentunya….

  4. masa nyimpan obat aja lupa..ada2 aja si Ari

    kalau malas minum obat kimia, untuk batuk bisa coba salah satu ini kecap dan perasan jeruk nipis, atau air kelapa hijau plus garam sedikit, atau daun saga tambah sirih

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s