Ayo Ngeblog: Saya Juga Ngeblog

Ngeblog adalah sisi lain dari dua dunia yang saya jalani sampai saat ini. Sebenarnya saya sudah mulai kenal blog sejak lama, sekitar tahun 2007. Tapi jika ditanya blog saya yang pertama kali maka saya akan menjawab LUPA :mrgreen:. Entah dari mana saya kenal yang namanya blog, yang jelas waktu itu setelah mendaftar di blogspot saya hanya sekedar mendaftar. Menulis saja tidak pernah, hanya ku masuki foto dan gambar-gambar saja 😀

Waktu itu hanya bangga, saat foto-foto yang kita upload terdeteksi oleh google. Seiring perjalanan waktu yang cukup lama, saya terus berkarya, berkarya bukan menghasilkan tulisan bagus, tapi berkarya menghasilkan banyak blog, hihi..aneh! Ketika itu saya tidak tau yang namanya blogwalking, posting, apalagi yang lain. Dan bisa diduga, lama kelamaan aktivitas ngeblog itu menjadi membosankan.

Hampir saja saya melupakan kegiatan blogging. Saya bertemu teman satu kampung kang Dasir saat kita sama-sama pulang kampung. Dia kembali membicarakan kegiatan ngeblognya selama ini yang membuatku kembali tertarik. Akhirnya ku buka blognya kang Dasir dan ku baca-baca tulisan-tulisannya rasanya saya ingin kembali ngeblog dengan benar.

Sebelum saya memulai ngeblog, kang Dasir menjadi nara sumber bagiku untuk berbagi ilmu ngeblog agar tulisan kita dikunjungi orang. Terus juga bagaimana caranya agar blog kita tampilannya lebih bagus. Saya belajar banyak dari beliau, meskipun secara tidak langsung. Maklum, saya hanya sekedar mendaftar blog, belum mengerti tentang blog.

Saya menggunakan wordpress

Perihal platform yang saya gunakan sekarang ini sungguh tak ada unsur apapun, hanya sekedar mengikuti saran saja. Saya baru belajar ngeblog, tidak mungkin langsung menggunakan domain pribadi, selain masih awam, domain kita akan sia-sia jika belum bisa menulis secara intensif di sana. Berawal dari saran itulah saya akhirnya membuat satu blog baru lagi di sini, dan ini blog pertama saya dengan platform wordpess.com pada bulan juni 2010.

Sedikit demi sedikit -alon-alon asal klakon-, akhirnya saya terkena virus juga, terperangkap dalam kata pepatah, witting tresno jalaran soko kulino. Lama kelamaan dengan sedikit rasa penasaran yang akhirnya bisa ngotak-atik dasbor, saya semakin mengerti. Dan saya pun memulai dengan blogwalking, dari kolom komentar yang ada di blog teman, saya bisa mengunjunginya.

Apa yang disarankan oleh sang suhu, kang Dasir, juga saya lakukan yaitu harus update menulis jika blog kita selalu ada yang berkunjung. Setidaknya sekarang saya mengetahui satu hal, dengan ngeblog kita bukan hanya sekedar menulis, membaca, lalu meninggalkan komentar, tapi ada nikmat lain yaitu menambah saudara.

Postingan ini diikutsertakan dalam Kontes Ayo Ngeblog: Saya Ngeblog, Kamu…??!! pada blog duniamuam

 

Iklan

42 responses to “Ayo Ngeblog: Saya Juga Ngeblog

  1. wah..pengalaman yg panjang yah mas ari..
    dulu saya juga pernah begitu..2 tahun ngeblog cuma gaya-gayaan..hehehehe….
    oke, tulisan ini kami daftarkan sebagai peserta..
    terima kasih atas partisipasinya….

  2. wah jd inget awal punya blog ..aku jg kurang paham, ternyaat baru ngeh punya blog di multiply sejak th 2006 tpga ngerti mau diapain smp lupa passwornya 😀 trus pindah k BS cuma bentar trus jatuh cinta di WP
    Bener bgt mas, aku jg ngerasain byk bgt manfaat ngeblog 🙂
    colek2 ya kl pas BW 😉

  3. Berkarya karena menghasilkan banyak blog…hihihi…ada-ada aja, Ri…saya ketawa ngakak pas baca kalimat ini 😀

    Saya nge-blog dari tahun 2009 sampai sekarang karena masih suka aja, entah besok atau lusa, mungkin kalau sudah bosan *mudah-mudahan tidak pernah* saya juga berpikir ulang untuk tetap ngeblog atau ngeblog…
    Hohoho, kesimpulannya jadi tetep nge-blog kan?

    • haha…iya bun, saya ngeblognya cuman menelorkan blog 😀
      iya, banyak sahabat kita yang sudah tak beredar di blog..mereka dah bosen keknya, hihi

  4. Kalo saya dari dulu sampe sekarang sama aja, blog dijadiin semacam buku harian yang nulis cerita sehari-hari, eh ternyata ngeblog itu bawa banyak manfaat, bisa dapat banyak pengetahuan, pengalaman kita juga bisa berguna buat orang lain, dan tentu bisa nambah teman 🙂

  5. Bapak selalu menyusun buku buku di rak dengan urutan yang sangat teratur, sementara aku selalu memenuhi tas kerjaku dengan berbagai sampah, mulai dari bon belanja, sampai peniti dan kaus kaki.

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s