Issue Kenaikan BBM

Hari ini tanggal 27 maret 2012 adalah hari macet. Sebagian kota-kota besar lumpuh akibat banyak mahasiswa yang memblokir jalan raya dan melaksanakan aksi unjukrasa mereka. Demonstrasi yang katanya menyampaikan aspirasi berujung pada aksi nakal dan brutal. Anarkis. Para mahasiswa dan buruh dari berbagai kalangan turun ke jalan.

Beberapa jam yang lalu, saya membuktikan kabar yang beredar dari blackberry messenger. Semua saluran televisi yang menyiarkan berita berisi tentang demonstrasi diberbagai daerah. Terutama di daerah ibukota Jakarta. Bundaran HI diduduki massa, aksi demo menambah kemacetan yang terjadi di kota metropolitan. Saya membayangkan betapa ricuhnya suasana di sana. Jakarta kota termacet di Indonesia, tanpa unjukrasa kota itu sudah macet parah apalagi ada demo besar-besaran.

Fenomena pejabat yang turun ke jalan untuk mendukung unjukrasa juga terrekam oleh kamera wartawan. Walikota Probolinggo misalnya, ikut berorasi menolak aksi kenaikan BBM bersama masyarakat. Dan masih banyak lagi kejadian yang diakibatkan oleh issue kenaikan bbm. Yang paling mengenaskan terjadi di Makasar. Demo di salah satu flyoIver kota Makasar itu sangat anarkis. Semua pengendara yang akan melintasi jalan tersebut dihadang dan tak segan-segan memukul jika tak mengindahkan provokasinya.

Hmm… Saya jadi semakin miris melihat Indonesiaku seperti ini. Banyak penduduk, banyak aspirasi, justru malah semakin banyak masalah. Sekarang semua ini solusinya bagaimana?

Menaikkan BBM juga bukan perkara mudah bagi pemerintah kita. Harga minyak mentah yang dipantau semakin tinggi tak bisa ditahan. Semua kembali pada keputusan pemerintah yang sedang berrembug dengan wakil rakyat di kursi DPR (Dewan Perwakilan Rakyat)

Saya mengutip dari pernyataan mas Maulana Riska Irianto, salah satu blogger yang berasal dari Jayapura:

Ini sebuah pernyataan saudara kita dari PAPUA sana yg bisa membuka mindset kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, “Kami masyarakat PAPUA SETUJU kenaikan harga BBM Rp 6500 / liter pun tak jadi masalah yang penting POM bensin jangan kosong. Toh kami terbiasa membeli bensin eceran yang harganya 18.000 lebih. Hingga kalau kekosongan kami bisa beli bensin hingga 70.000 per liter. Jadi kalian masyarakat di daerah barat. Sebelum demo bbm naik. Coba pikirkan nasib kami yang tinggal di daerah. Minyak kami kalian SEDOT untuk supply ke Pulau jawa, sedangkan kami kekosongan di POM bahkan sampai ber minggu2 sudah hal biasa. Kalian kekosongan di POM baru 1 atau 2 hari. Sudah ribut luar biasa. Di liput media. INGAT!!! Indonesia bukan hanya daerah barat. Yang SETUJU silahkan share”

Salah satu perspektif baru untuk pemerintah dan masyarakat yang senang berunjukrasa. Benar, bagaimanapun keputusannya, pemerintah pasti akan bertindak secara adil untuk rakyatnya.

Sebelum BBM naik, mari kita puas-puasin BBM-an. Beli pulsa jika habis :mrgreen:

Sumber gbr

42 responses to “Issue Kenaikan BBM

  1. nah, ini nih perlu dibaca publik. perspektif yang sangat berbeda.

    emang ini masalah komunikasi. pemerintah jelasin dong ke rakyat dengan bahasa sederhana, kenapa BBM harus naik. tunjukin komitmen menyejahterakan rakyat supaya bisa beli BBM di harga baru, dan komitmen mberantas korupsi. kalo udah dijelasin dan komitmen2 udah ditunjukkan, dan masih demo juga, ya berarti emang udah parah ni kepercayaan rakyat sama penguasanya.

  2. di gawe gampang ae lah.. hhehe
    yen aku emang kurang suka bahkan tidak suka kalo BBM naik, secaraaa.. uang sakunya mahasiswa itu berapa????????? bhahahahaa

    tapi kalo utk demo2 macam itu ogahh juga yaa πŸ˜€
    hehee…
    yang penting,, BBM naik, pemasukan kita and financial kita juga usahakan naik, jadi gak begitu terasa πŸ˜€

    **NGGAYA BANGET YO**
    xixixixii piissss
    \m/

  3. Yang pasti kita seharusnya sudah mulai merealisasikan sumber-sumber energi non-minyak. Pemerintah juga perlu mendorong pengembangan energi alternatif. Agar kita bangsa Indonesia dan dunia tidak selalu tergantung pada bhahan bakar fosil.

  4. ane ga stuju BBM munggah coz sing mlarat cok selot mlarat,mesakke kebutuan hidup pasti bakalan naik sedangkan pendapatan belum tentu naik……..yo pora bozzzzz…..

  5. aku sama sekali gak pernah protes BBM naik.. Lah wong harga eceran emang biasa 6 ribu kok disini.. emang yang demo itu terlalu berlebihan..

    • hehe.. mbak nie.. pemerataan memang belum sepenuhnya bisa di Indonesia, makanya tak seimbang πŸ˜€ di pontianak eceran 6rbu? di sini 5 rb πŸ˜€

    • bener banget Mbak, didemo pun toh akan tetep naik.
      cuma masalahnya, isu ini ‘kan didramatisir, dibesar2kan untuk satu kepentingan yg lebih besar.
      ah, Indonesiamu ini …. ! 😦

      setiap hari jantungku berdetak tak karuan gara2 demo ini hiks

  6. wah ternyata status fbku beberapa hari lalu dimuat disini ya… hehe. mending ambil jalan tengah aja deh.. biar merangkul berbagai pihak, naik boleh tapi mungkin ga terlalu tinggi juga, misal diangka 5ribu aja. btw blogger pada setuju gak sih demo2an kayak gitu ?. Kayaknya mereka membawa nama rakyat tetapi tidak perhatikan nasib rakyat juga. berapa banyak mobil yg dibakar?, berapa banyak rakyat yang terhalangi kegiatannya karena macet? Katanya mahasiswa, tetapi kok main bakar-bakaran? apa dikampus ada mata kuliah rekayasa kerusuhan ya? hehe just share…

  7. Wah saya gak sepakat kalo dibilang hari ini tgl 27 Maret adalah hari macet..yang benar adalah hari ini tgl 27 maret 2012 adalah hari ulang tahun saya hehehe….Just kidding Mas..

  8. etapi Ri, di tempatku jalanan malah lengang lho. entah orang2 itu pada ikutan demo semua, atw pada ga ngantor krn takut macet coz ada demo hihihi…pokonya dari senin rumah-kantor cepeeet bgt, seneng aku hohohoho

  9. saya pun sebenernya tidak keberatan dengan bensin yang harganya naik…
    karena lambat laun pasti akan naik juga..

    apalagi setelah baca quote dari blogger yang tinggal di Jayapura… malu rasanya, kalo cuman naik segitu aja, kita yang diberikan rejeki cukup untuk beli BBM udah ribut…

    kira2 begitu pendapat saya.. πŸ™‚

    http://annafardiana.com

  10. Mas…. mas. klo ada kenaikan harga bbm di malaysia tidak ada demo tuh. pengin tau kenapa?
    karena mungkin pendapatan rakyat malaysia sudah tercukupi.
    coba klo pendapatan rakyat indonesia sudah tercukupi, walaupun bbm naik kayanya ga ada demo, ga ada penambahan orang susah cari makan.

  11. BBM naik tidak jadi masalah, tapi yang jadi masalah adalah ketika harga kebutuhan pokok yang lain juga biasanya ikut naik

  12. saya pun nggak ngerti kenapa menolak kenaikan BBM harus selalu dengan cara anarkis, bukannya dipikirkan dulu dengan bijak cara menyampaikan pendapan 😦

  13. kalo demo malah “enak” lho Ri, soale jalannya jadi lancar karena mobil2 kehambat di bunderan HI dan untungnya kantorku sesudah bunderan HI jadinya malah untung πŸ˜€

    *bersenang-senang di atas penderitaan orang lain

  14. keren mas
    saya setuju tuh
    naik or ga naik ha ngefek buat saya (sudah terbiasa jalan kaki soalnya πŸ˜€ )
    mereka banyak yang fokus sama pengeluarannya yang bertambah bukan nyari solusi dengan bagaimana cara pendapatan yang bertambah
    thanks mas sharenya bermanfaat banget

  15. jadi kondisi Indonesia nggak adil ya? harga tiap daerah nggak sama. tapi harga yang beda secara ekonomi dipengaruhi biaya produksi, distribusi dan trabsportasi. ke papua memang lama, jauh dan sulit. jadi di tempat mereka lebih mahal.
    apa keadilan hanya utopia? soal harga bbm aja.

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s