Pengasapan

Pengasapan berasal dari kata dasar ASAP. ASAP yang dimaksud bukan “As Soon As Possible“.

Menurut Non WikiAsap adalah suspensi partikel kecil di udara (aerosol) yang berasal dari pembakaran tak sempurna dari suatu bahan bakar. Sehingga pengasapan bisa diartikan sebagai proses mengasapi, sengaja memberikan asap. Ribet euy.

Pengasapan yang saya maksud di sini adalah fogging. Menyemprotkan asap putih untuk menghilangkan / mengusir nyamuk. Biasanya terjadi pada daerah yang rawan DBD (Demam Berdasar Dengue)

Saat ini Denpasar sedang gencar-gencarnya melakukan pengasapan. Jika anda sedang berlibur ke Pulau Dewata pasti akan mengetahuinya. Pengasapan di Denpasar tidak seperti proses pengasapan yang dilakukan di daerah lain yang pernah saya lihat (Pekalongan, red). Maksudnya bukan cara pengasapannya yang beda, tapi waktunya yang berbeda. Di Denpasar fogging dilakukan pada saat subuh, mungkin dimulainya sekitar jam 02.00 wita saat semua orang terlelap dalam buaian mimpi.

Beberapa hari ini saya dan teman-teman terbangun karena suara ‘berisik’nya mesin fogging. Juga tentu asapnya yang tebal sampai masuk ke dalam kamar. Walhasil kipas harus dinyalakan meskipun keadaan pagi hari sangat tidak disarankan untuk menyalakan kipas angin.

Dari kejadian tersebut, saya jadi berpikir bagaimana nasib penduduk lain yang mempunyai bayi di rumahnya ya? Tentu akan mengganggu pernafasan bayi tersebut, fasilitas yang ada di rumah sangat minim.

Fogging adalah Program Kerja Pemkot

Fenomena seringnya diadakan pengasapan tiap pagi membuat saya sangat penasaran, sebenarnya apa yang terjadi dengan kota ini sehingga hampir setiap pagi para petugas dari Dinkes (Dinas Kesehatan) membawa alat mirip knalpot motor itu untuk menyemburkan asap putih. Akhirnya memaksa saya browsing dan menemukan website pemerintah kota Denpasar.

Ternyata saya baru mengetahui kalau kegiatan fogging tersebut adalah salah satu program dari Pemerintah Kota Denpasar untuk menanggulangi bahaya penyakit DB (Demam Berdarah). Tingginya angka kasus demam berdarah menyebabkan berbagai kalangan dari pemerintah menerjunkan pasukannya untuk memberantas. Mulai dari sosialisasi tentang 3M sampai proses pengasapan tiap pagi.

Jumlah kasus Demam Berdarah di Denpasar meningkat setiap bulannya. Sebagai contoh pada tahun 2012 ini sudah ratusan kasus terjadi. Bulan januari 55 kasus, kemudian meningkat menjadi 129 kasus pada bulan februari. Maret terjadi 150 kasus dan bulan april sudah lebih dari 200 kasus. (Dilansir dari Program Kerja Pemkot)

Opini Awam

Kehati-hatian dan keseriusan Pemerintah Kota Denpasar untuk menjaga kesehatan masyarakatnya sangat bagus. Terutama pada kasus penanganan pencegahan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini yang sering dikenal dengan penyakit Demam Berdarah. Proses penanganannya juga bagus, seperti fogging yang dilaksanakan pada jam yang tidak banyak aktivitas warga.

Akan tetapi ada satu hal yang membuat saya kurang nyaman adalah dan tentu masyarakat sekitar juga demikian adalah terlalu seringnya fogging. Rasanya hampir setiap hari dilakukan proses pengasapan. Terganggu dengan bisingnya suara mesin alat fogging dan juga terganggu dengan tebalnya asap yang masuk ke rumah-rumah penduduk. Padahal ya aslinya memang itu yang diinginkan oleh dinkes. Saya tidak menyalahkan, bahkan mendukung. Bagi orang awam tentu saja mereka tidak tau jika belum terjamah petugas yang mensosialisasikan kenapa setiap subuh diadakan pengasapan.

Menurut saya justru bagus. Setidaknya kita mendapat dua manfaat, mengusir nyamuk dan bisa membangunkan teman-temanku tanpa menggunakan kekerasan dalam rumah tangga #eh😆

Terus bagaimana dengan pernyataan sahabat saya melalui sms? Begini isinya..

Eh, tp klo dlm jngka wkt brdekatan bgtu ga bagus jg kalee.. Yg mati ga hnya nyamuk, tp serangga2 lain yg brmanfaat jg ikutan keok. Ckckck. Lgpula fogging hrs jg diikuti dg pengelolaan sanitasi lingkungan

 :mrgreen: Saya bukan ahlinya, beliau yang sms ini ahli dalam bidang ke-serangga-an #halagh *Omonganku belibet

Bagaimana dengan pendapat sodara blogger?😀

Sumber gbr: http://ayute.blogspot.com/

69 responses to “Pengasapan

  1. Fogging menurut saya kok malah nyari penyakit yak, ingin membunuh nyamuk tapi ekosistem binatang lain pun juga ikut terancam, bagi manusia juga rasanya gak bagus. hahah sok tau neh saya :p

  2. uhuk…uhuk… paling sebeell kalo nyium asap..
    pengasapan jam 2 malem manfaat juga tuh buat bangunin orang buat tahajud ame mau saur..^_^

  3. baru2 ini kantor sy jg kena foging hahhahha berasa kyak di pelm2,,byk asep :))

    oia,,GA parodi anime tuh bukan gambar2an tp bikin cerita marodiin anime,misal doraemon,shinchan ato sponge bob jg bole ato anime apapun yg km tw heheh….ayo ikutan,,,

    • haha… jadi kuntinya donk mbak, xixixi..
      oiya, tapi aku nggak bisa juga bikin cerita lucu kek gt.. hihi..
      kemarin aku dah bewe ke tempat peserta juga😀

  4. fogging sih memang bagus, tapi ga tahan dengan kecoanya yang akan berhamburan dari selokan, mereka cari aman terus masuk rumah… hiyyy, tapi kenapa harus tengah malem ya? apa pemkot ga takut kalau asap itu bisa menyebabkan penyakit bagi yang menghirup? apalagi bayi. kalau pagi hari kan orang2 bisa keluar rumah dan udah lebih prepare *hehe ga tau deh

    • hihi.. entahlah. mereka lebih tau dari saya, makanya nggak mau menghakimi😀
      kalo masalah kecoa pada keluar itu saya juga merasakan.. kemarin banyak kecoak masuk rumah. beneran ternyata…

    • wat… sampe segitunya ya… aku kok nggak merasakannya sampe ke perlengkapan makan😀 soalnya makannya nggak pake perabot..😀

  5. Kalau ditawari pengasapan atau penyemprotan (biasa kami bilang) keluarga saya gak pernah mau diasapi untuk lingkungan rumah dan halaman, yg ptg kita bersih2 aja hehe….

  6. yang bikin seneng kalau lg ada fogging di rumahku
    kecoa-kecoa pun ikut terkapar….
    dan untuk beberapa hari aq gak perlu lari terbirit2 kalau ada kecoa…hihihi

  7. iya…suka sebel kalau lagi dapat ‘giliran’ diasapi gitu… mau muntah dengan bau yg seperti jambu busuk itu… tapiii…kan perlu juga ya sekali-sekali… yo wis, terpaksa ditahan-tahani saja…

  8. haaaaaah?
    tiap hari?
    mungkin karena di denpasar banyak nyamuk dan seranggga yang nakal kali ya mas?😆

    kalau terlalu sering, mungkin malah terjadi pencemaran udara kali ya?:D
    #ngawur.😉

  9. wah, aku pernah ketiduran pas lagi fogging, ortuku gak ngebangunin, .. T_T
    sampe didalam aku bingung liat orang bertopeng nyemprotin dan sudah banyak asap tebal. langsung ngacir keluar pas pikiran udah connect.

    ^fogging yang berdekatan tiap hari menurutku juga gak terlalu bagus, dana nya kan juga gak sedikit ya, juga mungkin mengganggu para pengusaha kecil dan menengah yang basisnya langsung dari rumah mereka. Apalagi diperkuat temen yang sms :p yang ahli ke-serangga-an.

    ^Kalau bisa Pengasapan yang dilakukan adalah pengasapan Ikan, tiap hari boleh, asal bagi-bagi ke tetangga juga hasil pengasapan ikannya😛

    • yang jelas kalo ada tukang ikan asap pasti aku mau… asal gratis:mrgreen:

      itu yang kena asap jadi kayak wewe gombel dlm pilem2 gitu😀

  10. kalau di Pontianak diusahakan gak fogging lagi.. ya sebagai gantinya PNS seminggu sekali.. soalnya banyak yang protes dan kurang bermanfaat juga kalau nyamuk dewasanya yang dimusnakan..

    Biasanya kasus DBD banyak terjadi pas pagi hari, makanya fogging cuma dilakukan di sekolah dan kantor pemerintahan (kantor swasta gak mau cyyyiiinnn), tapi bener juga gak efektif banget kalau setiap hari, lagian anggaran buat fogging itu mahal deh😛

  11. mungkin karena Denpasar dan Pulau Bali pada khususnya adalah asset nasional dalam hal pariwisata, sehingga Pemkot setempat takut dampak DB mengena para turis manca negara, tp entahlah kalau pengasapannya membabi buta spt itu bagus apa gak dampak pada warganya, gimanapun asap itu pasti ada unsur racunnya, yg sangat memungkinkan di hirup oleh orang2, terutama anak2..

  12. karena makin banyak kasus dbd sekarang, fogging sepertinya memang sangat dibuutuhkan… tapi yang terlalu bau minyak tanah itu yang ngeri banget dan ganggu😦

    ah iya.. kalo abis fogging, suka jadi banyak kecoa berkeliaran dan serangga lainnya yang mengerikan, yang mungkin lagi berjuang bertahan hidup sbetulnya.. itu juga bikin ngeri sendiri😦 tapi demi tujuan yang lebih baik, kenapa ngga🙂

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s