Jajan Pasar


Jajan pasar adalah salah satu penganan favoritku. Entah mengapa selama aku merantau pasti kegirangan saat melihat ada penjual muslim yang menyediakan jajan tradisional tersebut. Seperti yang ada pada galeri di atas😀

Ada lemper (terbungkus daun pisang), lepet (terbungkus janur), juga roti goreng (beralas daun). Nama makanan tersebut biasanya berbeda di masing-masing daerah. Seperti lemper, kalau di daerahku disebut semar mendem. Roti goreng disebut geleg bukan kelek. Kalau lepet itu nama dari daerahku, entah apa nama nasionalnya😀

Sebetulnya masih banyak jajan-jajan kecil yang aku sukai, tetapi di Denpasar ini jajanan yang paling sering aku makan ya itu. Meski sudah kerap membeli, aku tak pernah bosan memamahnya.

Padahal jika di rumah ibu (Desa Tunsa), sejak kecil aku sudah diperkenalkan dengan jajanan-jajanan itu. Ibu selalu membeli banyak untuk dijual lagi di warung. Tapi anehnya rasa jajan bikinan sendiri dengan yang beli di pasar itu lain. Berbeda sekali, lebih enak jajanan pasar daripada bikin sendiri, padahal kan jajan yang ada di pasar tak se-higienis buatan sendiri bukan?😦

Yah, setidaknya ada hikmah dibalik itu semua. Istriku jadi nggak perlu bikin jajan seperti itu di rumah. Malah bikin repot. Lagipula aku hanya makan sedikit aja, itupun kalau lagi kepingin, hihi. Kan mending beli, nggak pake lama.

Jadi kesimpulannya, temen-temenku tercinta.. jika aku datang bertamu, sediain jajan pasar aja ya😉

55 responses to “Jajan Pasar

  1. bikin sirik aje😦
    rodho kapok beli jajanan nih
    kemarin dapet lemper bakar eh pas di makan sakit tenggorokan
    sepertinya kebanyakan micin tuh😦

  2. Semua jajanan pasarnya membuat ngiler Kang. karena bukan makanan asing lagi. Apalagi di tempatku bila pagi-pagi masih banyak didagangkan di pasar tradisional.

    Sukses selalu
    Salam,

  3. Baik, Mas Ari Tunsa, siaap….
    Soal lepet, hmmm… saya juga suka, apalagi yang di dalamnya diberi sedikti kacang tunggak. Mantap rasanya. Selain itu, saya suka getas, itu yang terbuat dari tepung ketan dan dilumuri gula, hmmm… mantaps rasanya.

  4. Untung juga jajanan pasar tetsedia dipasar Mas Ari. Bayangin repotnya jika harus bikin lepet, roti goreng dan keleg sendiri untuk menemani minum kopi..berapa lama ya selesainya tiga macam kue itu..

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s