Kampung Kurma, Konsep Bisnis Islami Masa Kini

Bismillah, mencoba menulis blog yang sudah lama ditinggalkan, hehe. Ternyata trafficnya udah ancur lebur gak ada yang baca. Sama google mungkin sudah didepak dari peradaban, wkwk.

Jadi gini, beberapa waktu lalu saya berkunjung ke Kampung Kurma di Bogor Jawa Barat. Jika temen-temen berpikir saya enak makan-makan kurma disana, itu salah. Yang ada justru hamparan tanah luas dengan pohon-pohon kurma kecil yang baru ditanam.

33a5b6f4-6b9f-4cea-a84f-44c111271f78

Lokasi pembibitan pohon kurma di Bogor

Kampung Kurma itu belum ada kampungnya, tapi masih berproses. Justru bisa jadi bukan kampung yang akan ada, tapi resort agrowisata kurma. Saya akan mencoba jelaskan lebih lanjut disini.

Kampung Kurma, Konsep Bisnis yang Menjanjikan

Mungkin diantara temen-temen ada yang pernah mendengar dua kata itu? Kalau tidak mengerti, saya akan paparkan sedikit gambarannya.

Jadi, kampung kurma itu merupakan proyek yang didirikan oleh developer property syariah PT Kampoeng Kurma Group. Perusahaan tersebut menjual kavling tanah yang berukuran 400 m² dengan ditanami 5 pohon kurma.

Kavling tanah yang ditanami pohon kurma itu ada banyak, bahkan sampai ribuan kavling setiap proyek. Sedangkan proyeknya sendiri ada banyak tempat, diantaranya Jasinga (Bogor), Cipanas (Banten), Cirebon, dan masih banyak lainnya.

Kenapa saya bilang bisnis yang menjanjikan? Sebab:

1. Harga tanah tidak pernah turun

Ini sudah jelas ya, sebagaimana kita tahu bahwa investasi di bidang properti tidak akan pernah turun harga, justru cenderung naik. Coba saja temen-temen beli tanah sekarang, tunggu setahun lagi pasti harganya sudah meninggi.

2. Pasive income dari buahnya

Selain harga tanahnya sendiri yang naik, ketika kita beli kavlingnya kita juga akan memperoleh hasil dari kurmanya. Dan tahukah Anda berapa harga buah kurma yang ada dipasaran? 200 ribu hingga 350 ribu per kilogram.

Dimana Konsep Islami-nya?

Oiya, hampir kelupaan kenapa di judul tulisan ini ada kata-kata islami. Begini ceritanya:

Saya mendengar dari founder dari Kampung Kurma sendiri bahwa kavling kampung kurma ini tidak dijual melainkan kepada orang-orang Islam. Jika ada orang diluar Islam yang ternyata kedapatan memiliki Kampung Kurma maka bisa dipastikan orang itu telah mengakali. Bisa jadi karena membeli dari pemilik sebelumnya atau yang lain.

Inilah mengapa saya bilang berkonsep Islami, nantinya hanya orang-orang Islam yang tinggal di kampung kurma. Tidak hanya itu, transaksi yang dilakukan juga secara syar’i. Tidak ada denda, tidak ada sita, dan tidak ada riba.

Longterm Business

Satu hal lagi, tentang kurma, ternyata pohonnya bisa tumbuh produktif hingga ratusan tahun lho. Jadi ini termasuk salah satu bisnis yang berusia panjang, bahkan bisa kita turunkan kepada anak cucu.

Tapi, pasti diantara Anda yang berpikir emang beneran kurma bisa tumbuh di Indonesia? Terus kalau sudah tumbuh, apa buahnya manis? dan lain sebagainya…

Wajar, kita masih jarang menemukan pohon kurma di Indonesia. Meski masih jarang, saya juga bisa mengatakan, “Iya, sangat bisa!”

Saya bukan karyawan Kampung Kurma, tapi setelah melihat bukti kurma tumbuh dan berbuah manis di daerah Kayumanis Bogor saya jadi yakin. Mungkin akan muncul pertanyaan lagi:

“Ah, mungkin itu hanya kebetulan saja”

Bisa jadi kebetulan, tapi ternyata sekali lagi kita harus melihat data dan riset. Tim ahli dari Kampung Kurma sudah melakukan kerjasama dengan Perkebunan Kurma terbesar di Arab Saudi yaitu Al-Rajhi. Kemarin juga perwakilan dari Al-Rajhi datang ke Bogor.

Nah, selain itu ternyata negara yang masih tetangga kita, Thailand juga telah membuktikannya. Mereka bahkan sudah memulai menanam pohon kurma sejak 18 tahun yang lalu dan kini sudah banyak hasil panennya.

Ah, semakin tertarik saja saya memiliki kavling kurma di sini. FYI untuk temen-temen yang juga pengen memiliki kavling kampung kurma, harganya juga relatif lebih rendah dibanding dengan property lain. Untuk luas tanah 400 m² hanya dibandrol 135 juta saja, itu dari harga normal 300 jutaan.

Perhitungan Laba

Saran saya sih, untuk yang uangnya pas-pasan dan berharap ingin memutarnya untuk keperluan lain yang lebih cepat gak perlu ambil ini. Sebab dalam perhitungan pihak Kampung Kurma akan berbuah di usia ke 3 atau 5 tahun.

Jadi sebaiknya ada uang lega selama itu jika ingin menikmati hasilnya.

Sekarang mari kita coba hitung potensi penghasilannya, ingat ya, ini potensi bukan PASTI. Tapi tetap ada perhitungannya karena ada data risetnya, insya Allah jika Allah berkehendak hasilnya tidak jauh-jauh dari itu.

1 Pohon kurma itu bisa berbuah hingga 100 kg lebih setiap tahun. Anggap saja buahnya 100 kg per tahun.

Jika kita membeli 1 kavling maka akan mendapat 5 pohon kurma. Biaya kepengurusan pohon tersebut hingga 5 tahun ke depan GRATIS, alias sudah ditanggung Kampung Kurma, sehingga kita tidak usah mikirin lagi.

Maka bisa kita ambil kesimpulan: 5 pohon x 100 kg= 500 kg / tahun

Harga kurma fresh sendiri sekitar 350 ribu dipasaran, anggap saja kita jual 200 ribu / kg. Dengan begitu kita sudah punya income tambahan sebesar 500 kg x 200.000= 100.000.000 / tahun

Ah, sekali lagi saya hanya menyarankan untuk membeli hanya kepada Anda yang punya uang nganggur di rekening dan tidak mau tahu harus digimanain. Jika bener-bener berminat nanti saya bantu. Kalau nggak ya gak apa-apa juga, itu hak preoregatif temen-temen, hehe.

Saya bener-bener exited banget dengan kampung kurma karena konsepnya menarik dan bagus. Belum lagi jangka panjangnya, di kampung kurma tersebut akan didirikan berbagai fasilitas umum seperti kolam renang yang dipisah wanita dan laki-laki, islamic center, sunnah sport center, rumah tahfidz dan macem-macem.

Cukup sekian tulisan kali ini, meskipun agak panjang insya Allah menambah insight bagi Anda. Horee, akhirnya saya bisa nulis lagi di blog ini :mrgreen:

Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s